MEDAN — Sebanyak 74 anggota Paskibraka Tingkat Provinsi Sumatera Utara resmi dipulangkan ke daerah masing-masing setelah sukses bertugas pada Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Wakil Gubernur Sumut Surya melepas mereka di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro, Medan, Selasa (18/08/2026).
Dalam arahannya, Surya mengingatkan bahwa selesainya tugas pengibaran bendera bukan berarti pengabdian para pelajar itu berakhir. Justru nilai-nilai yang diperoleh selama pendidikan dan pelatihan harus terus dirawat di lingkungan masing-masing.
Pembinaan Paskibraka Harus Berlanjut di Sekolah dan Keluarga
Surya meminta kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, purna Paskibraka Indonesia, sekolah, keluarga, dan masyarakat terus diperkuat. Menurutnya, pembinaan karakter tidak boleh berhenti hanya karena tanggal 17 Agustus telah lewat.
“Pembinaan tidak boleh berhenti setelah tanggal 17 Agustus. Kolaborasi antara Pemprov, Kabupaten, Kota, purna Paskibraka Indonesia, sekolah, keluarga, dan masyarakat harus terus kita perkuat,” kata Surya.
Target Jangka Panjang: Lahirkan Pemimpin Sumut dari Barisan Paskibraka
Wagubsu berharap pengalaman menjadi Paskibraka menjadi fondasi bagi para anggota untuk tumbuh menjadi generasi unggul dan berkarakter. Ia menyebut pembangunan Sumut tidak hanya soal kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga melahirkan sumber daya manusia yang peduli pada daerah dan bangsa.
“Saya berharap, beberapa tahun yang akan datang, dari barisan Paskibraka yang berdiri di hadapan saya hari ini, akan lahir pemimpin-pemimpin Sumatera Utara dan Indonesia,” ujarnya.
Pesan Wagub: Seragam Dilepas, Nilai Disiplin Jangan Ikut Dilepas
Surya mengapresiasi para anggota yang telah melewati proses seleksi, pendidikan, dan pelatihan. Ia berpesan agar disiplin, tanggung jawab, integritas, kebersamaan, semangat persatuan, dan kecintaan kepada Indonesia tetap hidup dalam keseharian mereka.
“Selesainya tugas sebagai Paskibra bukan berarti selesai pula pengabdian kalian. Hari ini kalian memang kembali ke daerah masing-masing. Seragam Paskibraka mungkin akan dilepas, tetapi nilai-nilai yang telah didapatkan jangan ikut dilepaskan,” katanya.
“Tugas mengibarkan sang merah putih memang telah selesai, tetapi tugas menjaga nilai-nilai merah putih baru saja dimulai,” sambung Surya menambahkan.
74 Anggota Terdiri dari 41 Putra dan 33 Putri
Kepala Bidang Bina Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provsu Muhammad Andry Simatupang merinci jumlah anggota yang dipulangkan. Dari total 74 orang, terdiri atas 41 putra dan 33 putri.
Seluruh anggota menjalani pendidikan dan pelatihan (diklat) pada 6–17 Agustus dengan sistem pengasramaan di Wisma Atlet Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Sumut sebelum bertugas.
“Semoga nilai-nilai yang telah didapat selama diklat, serta kebersamaan yang telah dibangun terus dijaga sampai kapanpun,” kata Andry.