Pencarian

Karhutla Hanguskan 5 Hektare Lahan di Samosir, Api Padam Usai Semak Belukar Terbakar

Minggu, 23 Agustus 2026 • 13:54:02 WIB
Karhutla Hanguskan 5 Hektare Lahan di Samosir, Api Padam Usai Semak Belukar Terbakar
Kebakaran hutan dan lahan menghanguskan area seluas lima hektare di Desa Dolok Raja, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir.

MEDAN — Area seluas lima hektare di Kabupaten Samosir hangus dilalap kebakaran hutan dan lahan. Titik api berada di Desa Dolok Raja, tepatnya di kawasan Bukit Sitalmak-Talmak, Kecamatan Harian.

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, menyebutkan vegetasi yang terbakar merupakan semak belukar di atas lahan kosong yang jauh dari permukiman warga.

Lahan Kosong Terbakar, Warga Dipastikan Aman

Pusdalops PB Sumut mencatat luas lahan terdampak mencapai sekitar lima hektare. Meski skala kebakaran cukup luas, dampak terhadap masyarakat disebut nihil.

"Berdasarkan laporan tidak ada pengungsi, korban luka maupun korban meninggal dunia," ujar Sri Wahyuni di Medan, Minggu (23/8).

Jarak lokasi kebakaran yang jauh dari pemukiman menjadi faktor utama tidak adanya korban jiwa. Kebakaran terjadi pada Sabtu (22/8) dan proses pemadaman dilakukan oleh pemerintah setempat bersama pemangku kebijakan terkait.

Api Telah Padam, Penanganan Berakhir

Setelah upaya penanganan dilakukan, situasi di lokasi kejadian berangsur pulih. Sri Wahyuni memastikan api yang membakar semak belukar tersebut telah berhasil dipadamkan.

"Kondisi terkini, api sudah padam," kata Sri Wahyuni.

Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti kebakaran serta potensi kerugian material yang ditimbulkan. Pihak berwenang masih fokus pada proses pendinginan lahan untuk mencegah munculnya titik api baru di kawasan tersebut.

Follow redaksisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks