PALUTA — Proses penghamparan aspal panas yang mengepul di Pasar Sipiongot, Kecamatan Dolok, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), menjadi tontonan tersendiri bagi warga setempat. Momen yang dinanti hampir satu abad ini akhirnya terwujud di bawah kepemimpinan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution.
Seorang warga bermarga Ritonga mengaku haru saat menyaksikan langsung alat berat bekerja menghampar aspal di lokasi. "81 tahun Indonesia merdeka, kerinduan kita selama ini terbayar usai menyaksikan langsung proses pengaspalan jalan. Bertahun-tahun kami sudah mengharapkan agar jalan kami ini diperbaiki, namun hari ini kita menyaksikan langsung merasa impian akses jalan mulus akhirnya terwujud, terima kasih Pak Boby," ujarnya kepada wartawan, Senin (24/8/2026).
Paket Proyek Mencakup Tiga Ruas Jalan Strategis
Kepala UPTD Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) Gunungtua, Ir Hasian Negara Dasopang ST M AP, memastikan pengerjaan proyek infrastruktur ini terus digenjot untuk mengejar target progres fisik. Pembangunan tersebut mencakup tiga ruas jalan strategis, yakni Pasar Sipiongot–Tolang Tapanuli Selatan, Sipiongot–Labuhanbatu Selatan, dan Hutaimbaru–Sipiongot.
"Ini merupakan proyek strategis Bapak Gubernur Bobby Nasution untuk memprioritaskan pembangunan jalan di daerah-daerah terpencil yang selama ini belum tersentuh pembangunan maksimal," ungkap Hasian.
Anggaran Rp 230 Miliar untuk Konektivitas Wilayah
Proyek yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumatera Utara tahun 2026 ini digadang-gadang menjadi penggerak roda ekonomi baru di kawasan Paluta dan sekitarnya. Pihak UPTD BMCK Gunungtua berkomitmen menyelesaikan pengerjaan tepat waktu dengan mengedepankan prinsip tepat mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran.
"Pengerjaan terus berlangsung dengan prinsip tepat mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran agar hasilnya benar-benar optimal dan bermanfaat jangka panjang bagi masyarakat," katanya.
Dampak bagi Pertumbuhan Ekonomi Warga
Peningkatan struktur jalan ini diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Distribusi hasil pertanian dari Kecamatan Dolok dan sekitarnya diyakini akan semakin lancar setelah akses jalan mulus tersedia.
"Pembangunan jalan ini diharapkan mampu mendukung aktivitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah sekitar," harap Hasian.
Sebelumnya, warga Kecamatan Dolok harus menempuh jalan rusak dan berlubang untuk mengangkut hasil bumi mereka ke pasar. Kini, dengan dimulainya pengaspalan, optimisme warga terhadap perbaikan ekonomi dan kesejahteraan mulai tumbuh kembali.