Pencarian

Peringati Hari Kelautan dan Mangrove Sedunia, NAFAS-POSSI Sumut Gelar Aksi Bela Negara 2026 di Batu Bara

Selasa, 25 Agustus 2026 • 14:38:01 WIB
Peringati Hari Kelautan dan Mangrove Sedunia, NAFAS-POSSI Sumut Gelar Aksi Bela Negara 2026 di Batu Bara
Rangkaian seminar daring membahas ekonomi biru berkelanjutan digelar dalam rangka memperingati Hari Kelautan dan Mangrove Sedunia di Batu Bara.

BATU BARA — Rangkaian acara akan dimulai lebih awal dengan seminar daring melalui Zoom pada 30 Juli 2026. Seminar ini mengusung tema "Penguatan Ekonomi Biru Berkelanjutan untuk Menjaga Kedaulatan Keanekaragaman Hayati Laut Indonesia" dan menghadirkan pembicara dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), DKP Provinsi Sumut, serta perwakilan Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sumut.

Direktur Yayasan Naluri Fauna Indonesia, Badar Johan, menegaskan bahwa bela negara tidak hanya diwujudkan melalui aspek pertahanan, tetapi juga melalui kepedulian dan aksi nyata menjaga sumber daya alam. "Kegiatan ini menjadi momentum untuk menegaskan bahwa bela negara tidak hanya diwujudkan melalui aspek pertahanan, tetapi juga melalui kepedulian, perlindungan, dan aksi nyata dalam menjaga sumber daya alam serta keanekaragaman hayati Indonesia," ujarnya.

Seminar Daring Bahas Ekonomi Biru dan Konservasi Pesisir

Seminar yang dibuka oleh perwakilan Bupati Batu Bara ini menghadirkan Wibi Nugraha sebagai aktivis mangrove yang akan membawakan materi tentang aktivitas konservasi mangrove. Dua pemateri dari Kementerian KKP akan memaparkan topik Ekonomi Biru dan Kedaulatan serta materi Terumbu Karang.

Selain itu, DKP Provinsi Sumut akan menyampaikan materi EcoEdu Wisata, Yakopi membahas Konservasi Mangrove, Yayasan Fifan Laut Nusantara mengisi sesi Pembiayaan Keberlanjutan Konservasi Perairan, dan Recyclo Goods memaparkan pengelolaan sampah berkelanjutan. Diskusi akan dipandu oleh Feni Rahmadiani dari YAKOPI sebagai moderator.

"Melalui seminar ini, peserta diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga ekosistem laut dan pesisir sekaligus mengembangkan ekonomi biru yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat dan kelestarian keanekaragaman hayati Indonesia," kata Badar Johan.

Penanaman Mangrove dan Bersih Pantai Bersama Kelompok Tani

Pada puncak acara 16-17 Agustus, peserta akan bergabung dengan masyarakat kelompok tani mangrove untuk melaksanakan penanaman bibit mangrove dan aksi bersih pantai. Kegiatan ini bertujuan memperkuat ekosistem pesisir sekaligus bentuk kepedulian terhadap pencemaran lingkungan.

Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga garis pantai, mengurangi abrasi, menjadi habitat berbagai jenis biota, serta menyimpan karbon. Aksi ini sekaligus menjadi bentuk nyata dukungan terhadap pengembangan blue carbon dan ekonomi biru berkelanjutan di Sumatera Utara.

Pengibaran Merah Putih di Laut dan Transplantasi Terumbu Karang

Sebagai simbol nasionalisme, peserta akan melaksanakan pengibaran Bendera Merah Putih di laut. Pengibaran bendera di wilayah perairan menjadi pesan bahwa laut merupakan bagian penting dari kedaulatan Indonesia yang harus dijaga bersama.

Peserta juga akan melaksanakan transplantasi terumbu karang sebagai bagian dari upaya rehabilitasi ekosistem. Terumbu karang merupakan salah satu ekosistem penting bagi kehidupan laut dan memiliki nilai ekologis maupun ekonomi bagi masyarakat pesisir.

"Kegiatan transplantasi diharapkan dapat mendukung pemulihan ekosistem sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kawasan laut," ungkap Badar Johan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran bahwa kebersihan laut dimulai dari perilaku manusia di daratan.

Follow redaksisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: lensamedan.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks