Pencarian

BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Sangat Lebat Guyur 34 Wilayah di Sumut Sepekan ke Depan, Waspada Petir dan Angin Kencang

Selasa, 25 Agustus 2026 • 14:40:01 WIB
BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Sangat Lebat Guyur 34 Wilayah di Sumut Sepekan ke Depan, Waspada Petir dan Angin Kencang
Warga melintas di tengah hujan deras yang mengguyur kawasan Medan, Sumatra Utara, Selasa (25/8/2026).

MEDAN — BMKG mencatat setidaknya 34 kabupaten dan kota di Sumatra Utara berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat dalam periode 25-31 Agustus 2026. Peringatan ini mencakup wilayah pesisir timur seperti Medan, Deli Serdang, dan Langkat, hingga pesisir barat seperti Sibolga dan Nias.

Ketua Tim Meteorologi Early Warning System BMKG, Martha Rosefina, menjelaskan bahwa pertumbuhan awan konvektif dipicu oleh belokan dan konvergensi angin di sekitar Pantai Barat hingga Lereng Timur Sumut. Suhu muka laut yang hangat di Samudra Hindia juga meningkatkan suplai uap air, sehingga memperkuat potensi cuaca ekstrem.

Wilayah Mana Saja yang Berpotensi Hujan Lebat?

Berdasarkan analisis BMKG, wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi kawasan pesisir timur dan dataran tinggi. Berikut rincian wilayah yang berpotensi terdampak:

  • Pesisir Timur: Langkat, Binjai, Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Asahan, Batubara, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, dan Labuhanbatu Selatan.
  • Dataran Tinggi: Pakpak Bharat, Dairi, Karo, Humbang Hasundutan, Simalungun, Pematang Siantar, Toba, dan Samosir.
  • Pesisir Barat & Selatan: Tapanuli Selatan, Padang Sidempuan, Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Utara, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, dan Mandailing Natal.
  • Kepulauan Nias: Gunung Sitoli, Nias, Nias Selatan, Nias Utara, dan Nias Barat.

Pemicu Cuaca Ekstrem: dari Belokan Angin hingga Monsun Australia

Martha menjelaskan bahwa gelombang atmosfer aktif di pesisir timur dan belokan angin di Samudra Hindia barat Sumatra memicu pertemuan massa udara. Kondisi ini diperparah dengan menguatnya Monsun Australia yang membuat cuaca cenderung cerah berawan pada pagi hingga siang hari.

"Kondisi tersebut mendukung pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi memicu hujan sedang hingga sangat lebat," ungkapnya saat dihubungi dari Medan, Selasa (25/8/2026).

Suhu udara yang meningkat akibat pemanasan permukaan optimal pada siang hari menciptakan instabilitas atmosfer. Akibatnya, hujan yang turun berpotensi disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat, terutama pada sore hingga malam hari.

Antisipasi Warga: Cek Informasi Resmi BMKG

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengambil langkah antisipatif agar aktivitas sehari-hari berjalan aman. Warga yang tinggal di daerah rawan banjir atau tanah longsor diminta memantau perkembangan cuaca secara berkala.

"Masyarakat juga diminta merujuk informasi cuaca dari BMKG dan tidak mudah percaya pada sumber yang tidak resmi," tegas Martha.

Potensi hujan lebat ini perlu diantisipasi oleh para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta petani yang aktivitasnya bergantung pada kondisi cuaca. Bagi warga yang hendak bepergian, disarankan untuk selalu membawa perlengkapan hujan dan memeriksa prakiraan cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG sebelum beraktivitas di luar ruangan.

Follow redaksisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: metrotvnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks