Pencarian

Pola Asuh Anak Usia Dini: PT TIMAH dan BKKBN Perkuat Cegah Stunting di Babel

Rabu, 26 Agustus 2026 • 12:03:31 WIB
Pola Asuh Anak Usia Dini: PT TIMAH dan BKKBN Perkuat Cegah Stunting di Babel
PT TIMAH bersama BKKBN dan Dinas P2KBP3A Bangka Barat menggelar program TAMASYA untuk memperkuat pola asuh anak usia dini di Mentok.

SUMATERA UTARA — Keluarga adalah sekolah pertama bagi anak. Di sanalah karakter, kebiasaan, dan kesehatan anak mulai terbentuk, sehingga peran orang tua sangat menentukan keberhasilan tumbuh kembangnya di masa depan.

Kesadaran inilah yang mendorong PT TIMAH (Persero) Tbk berkolaborasi dengan Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Dinas P2KBP3A Kabupaten Bangka Barat. Mereka menggelar program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) di Wisma Sriwijaya PT TIMAH, Mentok, Jumat (21/8/2026).

Mengapa Pendampingan Pengasuhan Itu Penting?

Kegiatan ini menyasar orang tua dan pengasuh anak usia dini. Tujuannya jelas: meningkatkan kapasitas orang tua dalam memahami tumbuh kembang anak, sekaligus menerapkan pola asuh yang positif dan ramah anak.

Dengan pemahaman yang tepat, orang tua bisa menjadi garda terdepan dalam pencegahan stunting. Pendampingan ini menghadirkan narasumber kompeten, mulai dari dokter spesialis anak hingga psikolog anak.

Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Bangka Barat, Sarbudiyono, menegaskan bahwa anak usia dini membutuhkan perhatian luar biasa dari semua pihak, terutama keluarga. "Pendidikan yang utama adalah pendidikan keluarga. Berhasil atau tidaknya pendidikan anak sangat dipengaruhi oleh orang tua," ujarnya.

Menurutnya, sudah tepat jika orang tua yang diundang dalam kegiatan ini. "Peran orang tua sangat dominan. Keberhasilan anak sangat dipengaruhi oleh peran serta didikan orang tuanya," tambah Sarbudiyono.

Sinergi Lintas Sektor untuk Generasi Berkualitas

Sarbudiyono mengapresiasi dukungan nyata PT TIMAH terhadap program TAMASYA di Bangka Barat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, keluarga, dan satuan pendidikan sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.

"Terima kasih kepada PT TIMAH yang sudah luar biasa mendukung program TAMASYA. PT TIMAH membantu Pemkab Bangka Barat berkolaborasi dengan BKKBN memberikan pemahaman dan pendampingan pengasuhan kepada orang tua dan pengasuh," katanya.

Kolaborasi ini diharapkan terus diperkuat untuk mencegah berbagai persoalan yang menghambat tumbuh kembang anak, termasuk kekerasan dan perundungan. "Kita ingin bersama-sama memberikan pemahaman tentang pola asuh terbaik. Mereka adalah generasi penerus. Ketika karakter mereka terbentuk dan terjaga dengan baik, mudah-mudahan ke depan kita menghasilkan generasi yang baik," harapnya.

Kontribusi Nyata PT TIMAH untuk Anak Bangka Belitung

Ketua Tim KSPK Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Drs. Zuwaldi Batubara, mengapresiasi kontribusi PT TIMAH. Menurutnya, dukungan perusahaan tidak hanya dirasakan di Bangka Barat, tetapi dalam skala provinsi.

"PT TIMAH sangat luar biasa memberikan kontribusi dalam membantu pertumbuhan dan perkembangan anak. Bukan hanya di Bangka Barat, tetapi dalam skala Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah menunjukkan kontribusinya," katanya.

Zuwaldi juga mengungkapkan bahwa dukungan PT TIMAH tidak hanya melalui TAMASYA. "Selain Taman Asuh Sayang Anak, PT TIMAH juga membantu program BKKBN lainnya, seperti Program Lansia Berdaya, program remaja, dan program lainnya," jelasnya.

Ia menilai dukungan dunia usaha seperti PT TIMAH sangat penting untuk memperkuat program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. "Pimpinan dan teman-teman di PT TIMAH sangat membantu sekali dan mengerti apa yang dibutuhkan masyarakat secara langsung," pungkasnya.

Pendampingan pengasuhan anak usia dini ini menjadi langkah preventif strategis. Dengan pola asuh yang berkualitas, anak-anak Indonesia, khususnya di Bangka Belitung, bisa tumbuh sehat, cerdas, dan bebas dari stunting.

Follow redaksisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: negerilaskarpelangi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks