Pencarian

Raisa Donasikan Pendapatan MV Nyawa dan Harapan untuk Restorasi Habitat

Rabu, 04 November 2026 • 15:03:01 WIB
Raisa Donasikan Pendapatan MV Nyawa dan Harapan untuk Restorasi Habitat
Penyanyi Raisa mengalihkan seluruh pendapatan video musik "Nyawa dan Harapan" untuk mendukung program restorasi habitat melalui YIARI hingga 28 Oktober 2027.

SUMATERA UTARA — Raisa mengalihkan seluruh pendapatan video musik "Nyawa dan Harapan" untuk mendukung program restorasi habitat melalui Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI). Donasi berlaku hingga 28 Oktober 2027, mencakup penghasilan dari JUNI Records dan Raisa sendiri. Langkah ini menyusul gelombang solidaritas artis Indonesia untuk korban kebakaran hutan dan lahan.

Penyanyi Raisa memutuskan mengalihkan pendapatan video musik "Nyawa dan Harapan" bagi upaya pemulihan alam terdampak karhutla. Video musik lagu yang pertama kali dirilis 27 April 2016 itu menampilkan lanskap alam rusak, kabut asap yang menyelimuti Sumatra Selatan, hingga orang utan yang terdampak bencana.

Isi Pernyataan Raisa

Pengumuman disampaikan Raisa lewat unggahan Instagram pada 28 Oktober 2026. Ia menyebut pendapatan dari video musik tersebut akan disalurkan untuk program restorasi habitat.

"Di setiap kehidupan ada harapan yang layak untuk dijaga," tulis Raisa di Instagram pada 28 Oktober 2026.

"Seluruh pendapatan JUNI Records dan Raisa yang dihasilkan dari music video Nyawa dan Harapan hingga 28 Oktober 2027 akan didonasikan untuk mendukung program restorasi habitat melalui Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI)," sambungnya.

Natasha Rizky Kumpulkan Rp224 Juta

Langkah serupa diambil Natasha Rizky. Lewat unggahan media sosial pada Sabtu (31/10), ia mengumumkan dana yang terkumpul mencapai lebih dari Rp224 juta, melampaui target penggalangan sebesar Rp150 juta.

Natasha menyampaikan donasi telah memasuki pencairan tahap ketiga untuk kebutuhan warga terdampak karhutla di Kalimantan dan Sumatra.

"Terima kasih banyak untuk semua orang baik yang sudah berdonasi. Saat ini sudah memasuki pencairan tahap ketiga untuk membantu kebutuhan masyarakat terdampak, mulai dari obat-obatan hingga kebutuhan pokok," tulisnya di Threads.

Ia berkomitmen membagikan pembaruan proses pencairan donasi tersebut.

742 Hektare Lahan Masih Terbakar

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan 742 hektare lahan terbakar akibat karhutla hingga Senin (2/11). Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menyebut Kalimantan Tengah dan Papua Selatan menjadi wilayah dengan luasan terbesar.

"Secara nasional kami bisa menyampaikan ada 742 hektare lahan terbakar," kata Berton seperti dikutip Selasa (3/11).

Kalimantan Tengah mencatat 351 hektare atau turun 42 persen dibanding hari sebelumnya. Papua Selatan 253 hektare atau turun 56 persen, Sulawesi Tenggara 95 hektare atau turun 63 persen, Nusa Tenggara Timur 16 hektare atau turun 36 persen, Kalimantan Barat 19 hektare, dan Bangka Belitung delapan hektare.

Berton menyebut Bangka Belitung dan Kalimantan Barat sebelumnya tidak dilaporkan memiliki titik api. Pada Senin kemarin justru ditemukan lahan terbakar di kedua wilayah itu.

54 Armada Udara Disiagakan

Sebanyak 54 armada udara disiagakan mendukung penanganan karhutla. Rinciannya, 22 armada untuk patroli dan operasi modifikasi cuaca, sementara 30 helikopter disiapkan untuk pemadaman lewat water bombing.

"Kami lihat ada di Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Jambi dan Riau tetap ada standby atau dalam keadaan siap siaga ketika nanti pesawat ini dibutuhkan untuk keperluan yang ketika ada titik api ataupun memang diperlukan untuk melakukan modifikasi cuaca," ucap Berton.

Dukungan udara juga disiapkan di Jawa Timur, Kalimantan Timur, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya. Kesiapsiagaan tetap dilakukan untuk mengantisipasi titik api baru, termasuk di wilayah yang mulai diguyur hujan.

Di industri hiburan Indonesia, langkah Raisa dan Natasha menambah daftar artis yang memakai platform kreatif mereka untuk merespons bencana lingkungan, bukan sekadar kampanye media sosial.

Follow redaksisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks