RANTAUPRAPAT — Rotasi jabatan di jajaran Polda Sumatera Utara menyentuh posisi Kapolres Labuhanbatu. AKBP Wahyu Endrajaya dimutasi ke Kabagbinkar Biro SDM Polda Sumut, sementara AKBP Rafli Yusuf Nugraha ditunjuk mengisi kursi yang ditinggalkan.
Rafli bukan nama baru di lingkungan kepolisian Sumatera Utara. Sebelumnya ia menjabat Kasat Narkoba Polrestabes Medan, posisi yang menempatkannya di garis depan pemberantasan peredaran narkotika di ibu kota provinsi.
Dasar Mutasi: TR Kapolri Nomor 2467/X/2026
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan membenarkan pergantian tersebut. Menurut Ferry, mutasi sejumlah pejabat utama dan Kapolres jajaran Polda Sumut mengacu pada Telegram Rahasia Kapolri Nomor 2467/X/2026 tertanggal 2 November 2026.
"Benar. Ada mutasi beberapa pejabat utama dan Kapolres jajaran Polda Sumut berdasarkan TR Kapolri, Nomor: 2467/X/2026," kata Ferry saat dikonfirmasi, Selasa (3/11/2026).
Bukan Sekadar Penyegaran, Ini Alasan Polri
Ferry menyebut rotasi jabatan sebagai bagian dari dinamika organisasi Polri. Mutasi juga disebut membuka ruang pengembangan karier bagi personel yang berpindah posisi.
Pola serupa lazim terjadi di tubuh Polri setiap kali ada penyegaran struktur di tingkat kewilayahan. Posisi Kapolres menjadi salah satu yang paling sering berubah mengikuti kebutuhan organisasi dan evaluasi kinerja.
Jejak Rafli di Kasat Narkoba Polrestabes Medan
Penunjukan Rafli ke Labuhanbatu membawa rekam jejak penanganan narkotika ke wilayah yang berbatasan langsung dengan Provinsi Riau dan Sumatera Barat. Labuhanbatu dikenal sebagai salah satu jalur perlintasan di pantai timur Sumatera.
Belum ada keterangan resmi mengenai kapan serah terima jabatan digelar. Polda Sumut juga belum merinci posisi baru bagi pejabat lain yang turut dimutasi dalam TR tersebut.