MEDAN — Prakirawan cuaca BMKG Wilayah I Medan, Putri Diana, menyebutkan bahwa pada pagi hari, cuaca di Sumut umumnya berawan dengan potensi hujan ringan di Serdang Bedagai, Mandailing Natal, Nias Selatan, dan Nias Utara. Memasuki siang hingga sore, hujan diprakirakan merata di seluruh wilayah provinsi.
"Untuk siang dan sore hari, hujan diperkirakan merata di wilayah Sumatera Utara," ujar Putri dalam keterangan yang diunggah melalui akun Instagram resmi BMKG Wilayah I Medan, Rabu (17/6/2026) pagi.
Memasuki malam hari, cuaca masih berpotensi hujan. BMKG menyebut empat kabupaten yang perlu waspada terhadap hujan dengan intensitas sedang, yakni Padang Lawas Utara, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu, dan Labuhanbatu Selatan.
Pada dini hari, hujan ringan diprakirakan mengguyur wilayah Pakpak Bharat, Serdang Bedagai, Tapanuli Tengah, Nias, Nias Barat, Nias Utara, Nias Selatan, Humbang Hasundutan, dan Gunungsitoli serta sekitarnya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama di wilayah pegunungan, lereng timur, dan lereng barat Sumatera Utara. Kondisi ini dapat memicu bencana hidrometeorologis seperti banjir dan tanah longsor.
Suhu udara di Sumatera Utara hari ini diperkirakan berkisar antara 16 hingga 33 derajat Celcius dengan tingkat kelembaban udara antara 68 hingga 96 persen. Sementara itu, arah angin bertiup dari Selatan menuju Barat Daya dengan kecepatan rendah, yakni 2 hingga 7 kilometer per jam.
Selain prakiraan cuaca, BMKG Wilayah I Medan juga memantau titik panas atau hot spot di wilayah Sumatera Utara. Berdasarkan pantauan pada 15 Juni 2026, terdapat tujuh titik panas yang tersebar di tiga kabupaten.
Ketujuh titik panas tersebut berada di Kabupaten Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, dan Tapanuli Selatan. Meski demikian, BMKG belum merinci lebih lanjut potensi kebakaran hutan dan lahan dari titik-titik panas tersebut.