SUMATERA UTARA — Langkah agresif di bursa transfer ini menjadi sinyal keseriusan Semen Padang FC mengejar satu target musim ini: promosi ke kasta tertinggi. Pelatih kepala Nil Maizar optimistis kombinasi dua pemain berlabel tim nasional itu akan memperkuat fondasi tim.
Ikram Algiffari Kembali ke Kandang Kabau Sirah
Penjaga gawang kelahiran Pesisir Selatan, 6 Juni 2006, itu kembali ke Stadion Haji Agus Salim setelah masa peminjamannya bersama FC Bekasi City berakhir. Produk asli pembinaan Semen Padang ini sempat menjadi kiper utama Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2023.
Prestasinya kian mentereng setelah mengantarkan Timnas U-19 juara ASEAN U-19 Boys Championship dan meraih penghargaan Kiper Terbaik turnamen. Postur 185 sentimeter yang dimilikinya dinilai ideal untuk mengawal gawang Kabau Sirah.
David Maulana, Gelandang Kreatif Eks HNK Rijeka
Lini tengah Semen Padang mendapat suntikan visi bermain kelas Eropa. David Maulana, pemain kelahiran Deli Serdang, 25 Februari 2002, pernah merasakan atmosfer sepak bola Kroasia bersama HNK Rijeka dan menjalani peminjaman di NK Pomorac.
Kariernya dimulai dari pembinaan PSMS Medan sebelum ke Barito Putera. Pulang ke Indonesia, ia memperkuat Bhayangkara FC dan Persiku Kudus. Di level tim nasional, ia merupakan kapten Timnas U-16 yang menjuarai Piala AFF U-16 2018 dan alumnus program Garuda Select.
Alasan Nil Maizar Percaya Diri
Nil Maizar menilai dua rekrutan ini bukan sekadar penambah jumlah pemain. "Ikram adalah putra daerah dengan kualitas internasional, David memiliki visi bermain luar biasa di lini tengah," ujar pelatih kepala Semen Padang FC dalam keterangan resmi.
Ia yakin kehadiran mereka akan meningkatkan kualitas permainan tim secara keseluruhan. Kombinasi talenta lokal dan pengalaman internasional menjadi pilar penting strategi tim musim ini.
Target Tunggal: Kembali ke Liga 1
Semen Padang FC kini menatap persaingan Liga 2 musim 2026/2027 dengan kepercayaan diri tinggi. Evaluasi tim yang matang dan komposisi pemain muda berpengalaman diharapkan mampu mengembalikan kejayaan klub ke pentas sepak bola nasional.
Manajemen terus bergerak cepat mematangkan skuad. David Maulana direkrut dengan status bebas transfer setelah kontraknya bersama Persiku Kudus berakhir, sementara Ikram Algiffari kembali ke klub yang membesarkan namanya.