MEDAN — PPIH Debarkasi Medan memastikan seluruh jamaah haji Sumatera Utara yang tergabung dalam gelombang pertama telah kembali ke Tanah Air. Kloter terakhir gelombang ini, Kloter 13, mendarat di Bandara Kualanamu pada Selasa (16/6) dengan membawa 358 orang.
Rinciannya, 216 jamaah asal Kabupaten Labuhanbatu, 115 jamaah asal Kabupaten Labuhanbatu Utara, 21 jamaah asal Kota Medan, dan enam petugas kloter. Zulkifli Sitorus menyebut angka ini setara dengan 77,85 persen dari total 17 kloter yang akan dipulangkan.
PPIH Debarkasi Medan kini bersiap menyambut gelombang kedua yang terdiri dari empat kloter terakhir. Pemulangan gelombang ini tidak lagi melalui Bandara King Abdulaziz di Jeddah, melainkan dari Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah.
Jadwal kedatangan di Kualanamu sudah ditetapkan: Kloter 14 pada Rabu (17/6), Kloter 15 pada Jumat (19/6), Kloter 16 pada Sabtu (20/6), dan Kloter 17 pada Ahad (21/6). “Jamaah haji kita yang masih berada di Madinah berjumlah 1.320 orang atau sekitar 22,04 persen,” ujar Zulkifli.
Pemulangan gelombang pertama berlangsung sejak 2 Juni hingga 16 Juni 2026. Seluruh jamaah diterbangkan menggunakan pesawat Garuda Indonesia dari Bandara King Abdulaziz, Jeddah, ke Bandara Kualanamu.
Total jamaah yang telah kembali sebanyak 4.611 orang, ditambah 52 petugas pendamping kloter. Angka ini menunjukkan mayoritas jamaah Sumut sudah berada di kampung halaman, sementara sisanya masih menyelesaikan rangkaian ibadah dan ziarah di Madinah.
Zulkifli mengimbau para jamaah yang baru tiba untuk menjaga kesehatan setelah perjalanan panjang. PPIH Debarkasi Medan juga memastikan layanan di Asrama Haji Medan tetap siaga hingga seluruh kloter tuntas dipulangkan.