STABAT — Pemerintah Kabupaten Langkat memanfaatkan peringatan Tahun Baru Islam untuk memperkuat semangat berbagi. Dalam acara yang mengusung tema “Refleksi Muharram Untuk Negeri: Bersihkan Hati, Ulurkan Tangan, Tebar Kebaikan Tanpa Batas”, Pemkab Langkat menyalurkan santunan kepada 25 anak yatim.
Bupati Syah Afandin dalam sambutannya menekankan bahwa semangat hijrah bukan sekadar perubahan kalender, melainkan ajakan untuk memperbaiki kualitas diri. Ia mendorong masyarakat menjadikan momen ini sebagai titik awal untuk memperkuat keimanan dan kepedulian terhadap sesama.
“Momentum Tahun Baru Islam ini hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Mari kita jadikan semangat hijrah sebagai inspirasi dalam membangun Kabupaten Langkat yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan,” ujar Syah Afandin.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ananda Agus Pranata dan sari tilawah oleh Nabilah Marwa. Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran forkopimda serta tokoh masyarakat setempat.
Peringatan Tahun Baru Islam ini juga menjadi ajang syukuran atas kepulangan jamaah haji Kabupaten Langkat yang telah menunaikan rukun Islam kelima. Bupati turut mendoakan dua jamaah yang wafat di Tanah Suci agar memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
“Para jamaah haji yang telah kembali diharapkan dapat menjadi teladan di tengah masyarakat serta mampu menjaga kemabruran hajinya dengan terus menebarkan nilai-nilai kebaikan, persaudaraan, dan semangat pengabdian kepada umat,” kata Syah Afandin.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Langkat berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, sejalan dengan nilai-nilai yang diajarkan dalam peringatan Tahun Baru Islam.