SUMATERA UTARA — Persaingan gelar top skor Piala Dunia 2026 berlangsung sengit. Hingga babak tertentu, papan atas klasemen diisi oleh deretan penyerang kelas wahid yang saling kejar-mengejar jumlah gol.
Kylian Mbappe dan Lionel Messi sama-sama mengoleksi enam gol. Namun, Mbappe berhak menempati posisi teratas berkat keunggulan jumlah assist, yakni dua banding nol.
Di posisi kedua, Erling Haaland dan Harry Kane bersaing ketat dengan masing-masing lima gol. Haaland unggul karena menit bermain yang lebih sedikit ketimbang Kane.
Posisi ketiga ditempati Ousmane Dembele dan Vinicius Junior dengan torehan empat gol. Dembele kembali unggul karena assist-nya lebih banyak, dua berbanding satu milik Vinicius.
Melihat daftar yang dihuni nama-nama bintang, Tuchel hanya bisa geleng-geleng kepala. Pelatih asal Jerman itu melontarkan candaan soal para pemain top yang saling memantau performa satu sama lain.
"Apa para pemain top itu saling nonton satu sama lain kali ya?" canda Tuchel kepada BBC.
"Siapa cetak hat-trick hari ini, siapa cetak gol setelahnya, harus berapa gol. Gila betul," sambungnya.
Di tengah persaingan individu tersebut, Tuchel tetap fokus pada tim. Ia memuji kualitas Harry Kane setelah kapten Timnas Inggris itu mencetak brace dan membawa timnya menang 2-1 atas RD Kongo.
"Bagi kami, Kane adalah pemain yang luar biasa. Dia juga kapten dan pemimpin di dalam tim," ungkap Tuchel.
"Penyelesaian akhirnya menakjubkan, dia jadi pembeda, hari ini dia menentukan nasib kami," tutupnya.
Meski percaya pada kemampuan Kane, Tuchel tampak tidak tertarik dengan kejaran rekor pribadi para pemainnya. Ia lebih mementingkan kontribusi sang striker untuk kemenangan tim.