Wali Kota Medan Rico Waas Dukung Open Turnamen Karate FORKI, Targetkan 800 Atlet Muda dari 23 Perguruan

Penulis: Hendrizal Satria  •  Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:19:31 WIB
Wali Kota Medan Rico Waas menerima audiensi pengurus FORKI Kota Medan di Rumah Dinas Jalan Sudirman, Selasa (4/8/2026).

MEDAN — Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kota Medan mematok target tinggi jelang gelaran Open Turnamen Karate Piala Wali Kota Medan. Kompetisi yang dijadwalkan berlangsung 4-6 September 2026 di Gedung Kebun Bunga ini diharapkan mampu memunculkan wajah-wajah baru di cabang olahraga karate.

Ketua Umum FORKI Kota Medan Yudi Atmaja menyebut ajang ini terbuka untuk pelajar, instansi, hingga kelas umum. Dua kategori utama yang dipertandingkan adalah kata (seni jurus) dan kumite (pertarungan).

Target 800 Peserta dari 23 Perguruan

FORKI menargetkan partisipasi sekitar 800 atlet. Seluruhnya berasal dari 23 perguruan karate yang bernaung di bawah struktur organisasi FORKI Kota Medan.

“Ini kegiatan yang menarik sekali. Kita harapkan terutama untuk pembinaan atlet-atlet muda karate. Mudah-mudahan acaranya berjalan dengan baik, supaya kelihatan atlet-atlet baru dan bisa mencetak atlet baru, sehingga karate di Kota Medan semakin baik,” ujar Rico Waas.

Dukungan itu disampaikan orang nomor satu di Pemkot Medan tersebut saat menerima audiensi pengurus FORKI Kota Medan di Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Sudirman, Selasa (4/8/2026).

Pembinaan Usia Dini Jadi Prioritas

Porsi peserta dari kalangan pelajar memang sengaja diperbesar. FORKI memandang turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah pembinaan berjenjang yang dimulai dari tingkat sekolah.

Dengan melibatkan pelajar, regenerasi atlet diharapkan berjalan natural. Medan sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu pemasok atlet karate andal di tingkat nasional, sehingga kebutuhan akan pembinaan berkelanjutan menjadi keniscayaan.

Dukungan Penuh dari Dinas Terkait

Rico Waas tidak datang sendirian saat menerima pengurus FORKI. Tampak mendampingi Asisten Pemerintahan HM Sofyan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Tengku Chairuniza, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ahmad Barli Mulia Nasution.

Kehadiran Kadispora dan Kadisdik dalam pertemuan tersebut mengindikasikan sinergi lintas dinas. Kolaborasi ini penting karena menyangkut dua ranah sekaligus: pembinaan olahraga prestasi dan pendekatan ke sekolah-sekolah untuk menjaring bakat sejak dini.

Dengan persiapan yang matang dan dukungan penuh dari eksekutif, Open Turnamen Karate Piala Wali Kota Medan berpotensi menjadi agenda tahunan yang dinanti. Pertanyaannya kini, mampukah ajang ini melahirkan atlet-atlet yang nantinya mengharumkan nama Sumatera Utara di kancah nasional?

Reporter: Hendrizal Satria
Sumber: inimedanbung.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top