Rektor UMSU Temui Menteri Komdigi di Jakarta, Perkuat Program Garuda Spark dan Talenta Digital Kampus

Penulis: Syahrul Karim  •  Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:58:31 WIB
Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd., berfoto bersama Menteri Komdigi Meutya Viada Hafid usai audiensi di Jakarta, Rabu (12/8/2026).

MEDAN — Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) bergerak mempercepat transformasi digital internalnya lewat jalur kolaborasi dengan pemerintah pusat. Rektor UMSU, Prof. Dr. Akrim, M.Pd., melakukan audiensi dengan Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, Meutya Viada Hafid, di Jakarta, Rabu (12/8/2026). Pertemuan itu menjadi ajang evaluasi sekaligus perluasan program-program kementerian yang selama ini berjalan di kampus.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Komdigi didampingi Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital, Bonifasius Wahyu Pudjianto, Ph.D. Sementara dari jajaran UMSU, turut hadir Wakil Rektor Bidang AIK, Pendidikan dan Digitalisasi Dr. Marah Doly Nasution, M.Si., serta Wakil Rektor Bidang SDM dan Keuangan Prof. Dr. Muhammad Qorib, M.A.

Garuda Spark Jadi Motor Event Teknologi di Kampus

Agenda utama pembahasan adalah kelanjutan program Garuda Spark yang dinilai sukses menggerakkan berbagai kegiatan teknologi di UMSU. Program ini disebut-sebut menjadi tulang punggung pelatihan dan digitalisasi yang digelar di lingkungan kampus.

Selain Garuda Spark, kedua pihak juga menjajaki integrasi program pendukung lain. Fokusnya pada penguatan kompetensi mahasiswa melalui Digital Talent Scholarship (DTS) dan literasi teknologi tingkat lanjut.

Dukungan Kementerian untuk Lahirkan SDM Digital Kompeten

Prof. Akrim menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang konsisten dari Kementerian Komdigi. Menurutnya, kolaborasi ini krusial untuk menyiapkan generasi muda yang siap bersaing di era transformasi digital.

"Kami sangat berterima kasih atas dukungan konsisten dari Kementerian Komunikasi dan Digital, khususnya melalui program seperti Garuda Spark yang telah banyak membantu menyukseskan berbagai kegiatan di UMSU. Kolaborasi ini krusial bagi kami dalam menyiapkan generasi muda yang siap bersaing di era transformasi digital," ujar Prof. Akrim.

Menanggapi hal itu, Meutya Hafid menyambut hangat komitmen UMSU. Ia menegaskan kementeriannya siap memperluas jangkauan program digital di lingkungan kampus demi mempercepat lahirnya SDM digital yang kompeten di tingkat nasional.

"Kami di Kementerian Komdigi sangat mengapresiasi antusiasme UMSU dalam mengadopsi transformasi digital. Program seperti Garuda Spark dan penguatan program talenta digital lainnya seperti beasiswa keahlian (DTS) akan terus kita dorong agar mahasiswa tidak hanya menjadi penonton, tetapi penggerak inovasi. Kami siap bersinergi lebih erat untuk memastikan program-program linier ini berdampak nyata bagi seluruh civitas akademika UMSU," tegas Meutya Hafid.

Target: Mahasiswa Jadi Penggerak Inovasi, Bukan Penonton

Kerja sama ini diharapkan mampu mengubah posisi mahasiswa dari sekadar konsumen teknologi menjadi pencipta solusi. Dengan dukungan penuh dari kementerian, UMSU menargetkan lulusannya memiliki daya saing tinggi di pasar kerja digital yang semakin kompetitif.

Langkah UMSU ini sejalan dengan kebutuhan Sumatera Utara akan talenta digital yang mumpuni. Kehadiran program seperti Garuda Spark dan DTS diharapkan bisa menjawab tantangan kesenjangan keterampilan teknologi di daerah.

Reporter: Syahrul Karim
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top