TANJUNGBALAI — Perbaikan darurat ini menjawab keluhan warga yang selama bertahun-tahun harus berjuang melintasi jalan berlubang dan becek saat hujan. Kepala Dinas PUTR Tanjungbalai, Tety Juliany Siregar, menyebut pihaknya menimbun badan jalan sepanjang 230 meter dengan lebar 3 meter menggunakan material pasir batu (sertu) yang kemudian diratakan dengan alat berat.
Menurut Tety, penanganan yang dilakukan saat ini baru sebatas menutup lubang dan meratakan permukaan jalan. Dana yang digunakan berasal dari alokasi perawatan jalan rutin pada Dinas PUTR, bukan dari paket peningkatan konstruksi.
"Saat ini kami (PUTR) hanya bisa menimbun lobang dan meratakan badan jalan dengan cara digreder. Untuk peningkatan konstruksi hotmix serta drainase tentu harus melalui proses penganggaran," kata Tety kepada Antara, Rabu.
Mewakili warga Jalan Mahoni, Nazmi Hidayat Sinaga yang akrab disapa Bung Naz, menyampaikan rasa terima kasihnya. Ia mengaku kondisi jalan di lingkungannya sudah rusak berat sejak hampir sembilan tahun terakhir, sehingga perbaikan ini sangat berarti bagi aktivitas harian warga.
"Alhamdulillah, atas nama pribadi dan mewakili masyarakat jalan Mahoni Kelurahan Sijambi, kami menghaturkan terimakasih atas respon cepat bapak Wali Kota dan ibu Kadis PUTR terkait perbaikan sementara jalan kami yang rusak hampir sembilan tahun lebih," ujarnya.
Meski bersyukur, warga tidak berhenti pada perbaikan darurat ini. Nazmi berharap pemerintah kota segera merealisasikan janji perbaikan permanen dengan konstruksi hotmix yang lebih tahan lama, sekaligus membenahi saluran drainase di sekitar jalan.
"Harapannya, mudah-mudahan apa yang dijanjikan oleh pemerintah kota untuk perbaikan secara permanen dapat terealisasi secepatnya," kata Nazmi.
Di tengah upaya perbaikan, Dinas PUTR juga mengingatkan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga infrastruktur yang ada. Tety mengimbau warga setempat untuk rutin membersihkan parit secara gotong royong agar saluran air tidak tersumbat.
"Jika parit bersih dan air mengalir, tentu air tidak akan merendam badan jalan. Untuk itu, kami berharap warga terlibat dalam memelihara badan jalan dan parit melalui gotong royong," pesannya.