MEDAN — Pendidikan Kader Tingkat Madya (PKTM) DPD GAMKI Sumatera Utara 2026 dipersiapkan sebagai ruang pembentukan kader yang mampu membaca perubahan zaman. Ketua Panitia PKTM GAMKI Sumut, Hamonangan Sinaga, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk melahirkan kader dengan kedalaman spiritualitas, wawasan kebangsaan, dan keberanian mengambil peran di masyarakat.
“PKTM ini kami desain bukan sekadar sebagai kegiatan seremonial kaderisasi, tetapi sebagai ruang pembentukan kader yang memiliki kedalaman spiritualitas, wawasan kebangsaan, kemampuan kepemimpinan, integritas, dan keberanian untuk mengambil peran dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ujar Hamonangan.
Hari pertama, Jumat (28/8/2026), dijadwalkan diisi dengan registrasi peserta, pengondisian akomodasi, dan ibadah pembukaan. Agenda utama kemudian dilanjutkan dengan Diskusi Publik bertema “Pergerakan Pemuda dalam Kebinekaan untuk Menjaga Toleransi” yang menghadirkan tokoh dari berbagai organisasi kepemudaan dan keagamaan.
Dialog lintas iman tersebut menjadi salah satu instrumen GAMKI untuk memperkuat peran pemuda dalam menjaga toleransi di Indonesia. Setelah sesi pembukaan, peserta mendapatkan pembekalan internal organisasi dengan tema “Sejarah, Jati Diri, Panca Darma, dan Etos Kaderisasi GAMKI” untuk memperkuat pemahaman terhadap identitas dan nilai perjuangan organisasi.
Memasuki hari kedua, Sabtu (29/8/2026), peserta akan mengikuti Seminar Wawasan Kebangsaan dan Hukum dengan tema “Integritas, Penegakan Hukum, dan Peran Pemuda dalam Pembangunan Daerah.” Sesi ini menghadirkan unsur penegakan hukum, akademisi, dan pemerintahan untuk membedah kontribusi pemuda dalam pembangunan Sumatera Utara.
Materi kepemimpinan Kristen turut menjadi bagian penting dengan tema “Spiritualitas, Servant Leadership, dan Regenerasi Kepemimpinan Kristen.” Sesi ini menghadirkan pimpinan gereja, lembaga pendidikan teologi, dan tokoh Kristen untuk memperkuat karakter serta spiritualitas kader.
Ketua DPD GAMKI Sumatera Utara, Swangro Lumbanbatu, mengoordinasikan langsung pelaksanaan PKTM bersama jajaran pengurus. Dukungan dari tingkat nasional juga diberikan melalui Ketua Umum DPP GAMKI, Sahat Martin Philip Sinurat, yang dijadwalkan memberikan pembekalan internal organisasi.
Dari sisi teknis, panitia menyiapkan daftar hadir digital, administrasi sertifikat, akomodasi peserta, pengamanan, layanan medis, publikasi, dan dokumentasi. Koordinasi dengan unsur keamanan dan layanan kesehatan dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, dengan pengamanan internal disiapkan di sejumlah titik strategis lokasi kegiatan.
Hamonangan menambahkan, PKTM GAMKI Sumut 2026 diharapkan menghasilkan kader yang tidak hanya memahami organisasi, tetapi juga mampu membaca persoalan bangsa dan mengambil peran nyata di tengah masyarakat. Integrasi kaderisasi organisasi, wawasan kebangsaan, hukum, dialog lintas iman, spiritualitas, dan kepemimpinan diharapkan melahirkan generasi pemimpin muda Kristen yang transformatif dan inovatif.
Dengan semangat “Ora et Labora”, kegiatan ini diarahkan untuk membentuk kader yang memiliki komitmen kuat dalam mengambil bagian bagi kemajuan bangsa.