Mario Aji Kian Tertinggal di Moto2, Tiga Rookie MotoGP 2027 Kunci Peluang

Penulis: Hendrizal Satria  •  Jumat, 28 Agustus 2026 | 08:49:01 WIB
Pembalap Izan Guevara resmi memastikan diri naik ke MotoGP pada 2027 bersama Pramac Yamaha.

SUMATERA UTARA — Guevara menjadi nama ketiga yang memastikan diri naik kasta setelah Daniel Holgado dan David Alonso. Berbeda dengan dua pendahulunya yang sudah mengunci tempat lebih awal, kepastian Guevara baru tiba Jumat (28/8) melalui pengumuman resmi tim balap asal Italia tersebut.

"MotoGP akan memasuki era baru dan saya pikir hal itu akan menciptakan peluang bagi para pembalap yang naik kelas," ujar Guevara dalam rilis resmi yang dikutip laman MotoGP.

Modal Juara Dunia dan Konsistensi di Papan Atas

Guevara tidak datang tanpa bekal. Ia adalah juara dunia Moto3 2022 dan kini duduk di posisi kedua klasemen sementara Moto2 2026. Ia hanya tertinggal 42,5 poin dari pemuncak klasemen, Manuel Gonzalez, yang juga rekan senegaranya.

Konsistensi inilah yang meyakinkan pemantau bakat Pramac Yamaha bahwa Guevara siap melompat ke kelas utama. Keputusan ini juga menegaskan tren baru: pembalap muda tidak lagi harus menunggu bertahun-tahun di Moto2.

Gonzalez dan Agius Jadi Kandidat Berikutnya

Setelah tiga nama tersebut, perhatian kini beralih ke Manuel Gonzalez dan Senna Agius. Keduanya disebut berpotensi besar menyusul ke MotoGP. Gonzalez jelas punya nilai jual sebagai pemimpin klasemen, sementara Agius dianggap sebagai talenta muda yang sedang naik daun.

Lalu, di mana posisi Mario Aji? Realitanya, pembalap asal Magetan itu masih jauh dari radar. Ini adalah musim ketiganya di Moto2, namun performanya belum menunjukkan progres signifikan. Dalam dua musim sebelumnya, Aji tak pernah menembus posisi 20 besar klasemen akhir.

Kans Mario Aji: Butuh Keajaiban di Sisa Musim

Hingga paruh musim 2026, Aji baru mampu bertengger di urutan ke-27 klasemen sementara. Jaraknya dengan para kandidat promosi sangat jauh, baik dari segi poin maupun konsistensi balapan.

Dengan sisa seri yang ada, peluang Aji untuk mengamankan kursi MotoGP 2027 praktis tertutup. Ia membutuhkan serangkaian kemenangan beruntun yang belum pernah ia tunjukkan selama berkarier di kelas intermediate.

Regulasi Baru 2027: Peluang atau Beban?

Kepastian tiga rookie ini datang bertepatan dengan perubahan regulasi besar MotoGP mulai musim depan. Kapasitas mesin akan dipangkas dari 1.000cc menjadi 850cc, perangkat holeshot dilarang, dan aspek aerodinamika bakal dikurangi.

Selain itu, pemasok ban tunggal juga berganti dari Michelin ke Pirelli. Perubahan total ini bisa menjadi pedang bermata dua—memberi kesempatan bagi pendatang baru untuk beradaptasi, atau justru memperumit transisi bagi mereka yang belum berpengalaman di kelas utama.

Bagi Aji, regulasi baru ini sejatinya membuka peluang bagi pembalap dengan gaya adaptif. Namun tanpa hasil konkret di Moto2, peluang itu tak akan pernah datang. Fokus realistisnya kini adalah mengamankan hasil terbaik di sisa musim untuk menjaga nama di mata tim-tim Moto2, bukan sekadar mimpi naik kelas.

Reporter: Hendrizal Satria
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top