Sinabung Erupsi Lagi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter dan Hujan Abu Mengarah ke Kawasan Danau Lau Kawar

Penulis: Syahrul Karim  •  Senin, 31 Agustus 2026 | 18:07:39 WIB
Kolom abu vulkanik setinggi 3.500 meter terpantau membumbung dari puncak Gunungapi Sinabung pada Senin (31/8/2026) pagi.

Gunungapi Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali erupsi dan melontarkan kolom abu setinggi 3.500 meter di atas puncak pada Senin (31/8/2026) pagi. Kepala Desa Kuta Gugung, Terkelin Sembiring, menyebut warga di sekitar Danau Lau Kawar sudah diminta meninggalkan lokasi dan masker tengah dibagikan untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik.

KARO — Erupsi Gunungapi Sinabung yang terjadi Senin (31/8/2026) pukul 10.17 WIB langsung direspons cepat oleh pemerintah desa setempat. Kepala Desa Kuta Gugung, Kecamatan Naman Teran, Terkelin Sembiring, menginstruksikan warga di sekitar kawasan Danau Lau Kawar untuk segera mengungsi ke tempat lebih aman.

Pembagian masker juga dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap hujan abu yang diperkirakan melanda sejumlah wilayah. Arah sebaran abu dari letusan kali ini bergerak ke timur hingga tenggara puncak, sehingga daerah yang berada di jalur tersebut berpotensi mengalami hujan abu tipis hingga tebal.

Durasi Erupsi Lebih dari Satu Jam dan Masih Berlangsung

Kepala Pos Pengamatan Gunungapi (PPGA) Sinabung, Armen Putra, mengatakan hingga pukul 11.14 WIB atau hampir satu jam setelah letusan pertama, aktivitas keluarnya abu dari puncak masih teramati. Kolom abu berwarna hitam dengan intensitas tebal masih terus membumbung dan condong ke arah timur-tenggara.

Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 120 milimeter dan durasi sementara mencapai satu jam satu menit 48 detik, dengan catatan aktivitas masih berlangsung hingga laporan disusun.

Status Waspada: Radius Aman 3 Kilometer dari Puncak

PVMBG masih mempertahankan status Level II atau Waspada untuk Gunungapi Sinabung. Rekomendasi resmi yang dikeluarkan melarang aktivitas warga, pengunjung, maupun wisatawan di desa-desa yang telah direlokasi serta dalam radius tiga kilometer dari puncak.

Larangan juga mencakup radius sektoral 4,5 kilometer ke arah selatan-timur. Masyarakat yang bermukim di sekitar sungai yang berhulu dari Sinabung juga diminta waspada terhadap potensi bahaya lahar.

Imbauan Kepala Pos Pengamatan: Jangan Panik, Tetaplah Waspada

Menanggapi situasi ini, Armen Putra meminta warga untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing kepanikan. Ia menegaskan agar masyarakat mengikuti arahan petugas di lapangan dan mewaspadai dampak hujan abu yang saat ini mengarah ke timur serta tenggara.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat erupsi Sinabung kali ini. Pemerintah Kabupaten Karo diminta untuk terus berkoordinasi dengan PVMBG dan Pos Pengamatan Gunungapi Sinabung guna memantau perkembangan aktivitas vulkanik.

Reporter: Syahrul Karim
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top