SUMATERA UTARA — PT Tera Data Indonusa Tbk (Axioo) menambah portofolio perangkat konsumennya melalui seri Hype AI G3. Produk ini menjawab kebutuhan pasar akan laptop yang mampu memproses beban kerja AI tanpa harus bergantung penuh pada koneksi cloud.
Seri ini terdiri dari dua varian, yakni Axioo Hype AI 3 G3 dan Axioo Hype AI 5 G3. Keduanya menyasar segmen pelajar, pekerja profesional, hingga pengguna yang membutuhkan perangkat ringan dengan daya tahan baterai panjang.
Axioo Hype AI 3 G3 ditenagai prosesor Intel Core 3 Processor 304 dengan Intel Graphics. Varian yang lebih tinggi, Hype AI 5 G3, menggunakan Intel Core 5 Processor 320. Kedua model dilengkapi memori 8 GB LPDDR5 6400 MHz dan layar 14 inci FHD+ IPS beresolusi 1.920 x 1.200 piksel dengan rasio 16:10.
Kehadiran NPU pada prosesor menjadi pembeda utama di kelas harga ini. Unit pemrosesan tersebut memungkinkan fitur AI tertentu berjalan langsung di perangkat, seperti efek latar belakang pada aplikasi video conference atau akselerasi pada perangkat lunak kreatif yang mendukung teknologi AI.
Vice President of Business Development & Strategic Partnership Axioo, Timmy Theopelus, menegaskan bahwa inovasi tidak cukup hanya menghadirkan teknologi terbaru. Ia menyebut aksesibilitas harga menjadi tantangan tersendiri dalam memperluas adopsi AI di Indonesia.
"Bagi Axioo, inovasi tidak cukup hanya menghadirkan teknologi terbaru. Yang lebih penting adalah menghadirkan teknologi yang tepat, pada waktu yang tepat, dengan value yang tetap relevan bagi konsumen," ujar Timmy dalam keterangan tertulis, Senin (7/9/2026).
Dari sisi mobilitas, Axioo mengklaim bobot laptop ini sekitar 1,25 kilogram. Perangkat juga diklaim mampu bertahan lebih dari 22 jam untuk pemutaran video 1080p berdasarkan pengujian internal, dengan catatan hasil dapat bervariasi tergantung konfigurasi dan pola pemakaian.
Country Manager Intel Indonesia, Harry K. Nugraha, menyatakan bahwa permintaan terhadap perangkat yang mampu menjalankan AI semakin meningkat seiring perubahan cara pengguna bekerja dan berkreasi. Intel membekali lini prosesor mainstream-nya dengan NPU untuk menjawab tren tersebut.
"AI semakin menjadi bagian dari cara pengguna bekerja, belajar, dan berkreasi. Karena itu kami menghadirkan Intel Core Series 3 yang sudah dibekali dengan NPU ke dalam lini prosesor mainstream," kata Harry.
Untuk konektivitas, laptop ini menyediakan port USB Type-C yang mendukung Power Delivery, DisplayPort, pengisian daya, dan transfer data. Axioo turut menyertakan program perlindungan Accidental Damage Protection (ADP) XTRA hingga tiga tahun serta dukungan layanan purna jual di lebih dari 183 pusat layanan di Indonesia.
Axioo Hype AI 3 G3 dibanderol mulai Rp8 jutaan dan tersedia dalam pilihan warna Grey, Blue, dan Pink. Sementara itu, Axioo Hype AI 5 G3 dipasarkan mulai Rp9 jutaan dengan pilihan warna Grey.
Dengan masuknya NPU ke kelas laptop Rp8 jutaan, persaingan di segmen entry-level hingga menengah diprediksi semakin ketat. Langkah Axioo ini berpotensi mempercepat adopsi perangkat AI-ready di kalangan pengguna Indonesia yang selama ini terkendala harga.