MEDAN — PKKMB UMSU 2026 menjadi momentum pembuka bagi 6.027 mahasiswa baru dari jenjang S1, S2, dan S3 yang resmi diterima di kampus tersebut. Dengan tambahan itu, total mahasiswa UMSU kini mencapai 29.617 orang.
Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim menyampaikan angka tersebut dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung di Kampus Utama UMSU, Jalan Kapten Muchtar Basri, Medan. Menurutnya, penerimaan tahun ini mencakup seluruh jenjang pendidikan yang dibuka universitas.
Dalam kuliah umumnya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi mahasiswa baru yang memilih UMSU sebagai tempat menimba ilmu. Ia mengajak mahasiswa mempersiapkan diri dengan baik serta menguasai teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) secara bijak dan produktif.
Listyo Sigit menilai perkembangan teknologi membuka peluang besar bagi generasi muda untuk belajar, berinovasi, dan berkarya. Namun, ia juga mengingatkan bahwa kemajuan itu menghadirkan berbagai ancaman kejahatan di ruang siber.
Sejumlah risiko yang disebut Kapolri antara lain penipuan daring, pencurian data, phishing, judi online, hoaks, disinformasi, deepfake, hingga kejahatan berbasis AI. Mahasiswa juga diajak memahami dinamika global yang berpotensi berdampak terhadap Indonesia, seperti konflik geopolitik, gangguan jalur logistik dunia, fluktuasi harga minyak, perang Rusia-Ukraina, serta perang dagang Amerika Serikat dan China.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir mengajak mahasiswa baru UMSU bangga terhadap almamater dan tidak merasa rendah diri karena menempuh pendidikan di perguruan tinggi swasta. Ia berpesan agar mahasiswa meluruskan niat dalam menuntut ilmu.
Menurut Haedar, pendidikan bukan sekadar untuk memperoleh gelar akademik. Proses itu juga menjadi jalan membangun karakter, kedewasaan, akhlak, dan kemampuan menjalani kehidupan.
Usai mengikuti rangkaian PKKMB, Rico Waas menyampaikan selamat kepada seluruh mahasiswa baru UMSU. Ia menilai memasuki perguruan tinggi merupakan awal sekaligus pintu gerbang menuju dunia baru yang akan membentuk masa depan generasi muda.
Rico juga mengapresiasi penyambutan mahasiswa baru yang digelar UMSU. Kegiatan tersebut dinilai menjadi momentum penting untuk membangun semangat mahasiswa sebelum menjalani kehidupan perkuliahan.
Selain Rico Waas dan Kapolri, kegiatan itu dihadiri Wamen Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Wakil Kepala BP2MI Dzulfikar Ahmad Tawalla dan Wamen Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq. Hadir pula Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, Bupati Deliserdang Asriludin Tambunan, serta Anggota DPRD RI Ade Jona Prasetyo.
Rangkaian PKKMB 2026 menjadi titik awal bagi mahasiswa baru UMSU menjalani perkuliahan. Kehadiran sejumlah pejabat dalam forum itu menegaskan posisi kampus sebagai bagian dari agenda pendidikan tinggi di Sumatera Utara.