MEDAN — Rapat Paripurna DPRD Kota Medan menyampaikan laporan hasil rapat kerja tahun 2026 sebagai dasar penyusunan program kerja tahun anggaran 2027. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas hadir langsung bersama Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, pimpinan perangkat daerah, dan para camat se-Kota Medan.
Rico menempatkan dokumen hasil rapat kerja itu sebagai kompas yang mengikat tiga fungsi utama dewan sepanjang 2027: legislasi, anggaran, dan pengawasan. Menurutnya, fungsi-fungsi tersebut harus berjalan sejalan dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) agar pembangunan kota tidak berjalan sendiri-sendiri.
Penyelarasan arah kebijakan antara eksekutif dan legislatif disebut Rico sebagai syarat agar program kerja tidak tumpang tindih dengan dokumen perencanaan daerah. Ia menilai hasil rapat kerja DPRD memberi arah yang bisa langsung dipakai perangkat daerah saat menyusun kegiatan.
"Penyusunan program kerja ini adalah langkah strategis yang berfungsi sebagai kompas dalam melaksanakan tiga fungsi utama dewan yakni legislasi, anggaran, dan pengawasan sepanjang tahun 2027 mendatang. Kompas ini harus berjalan selaras dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) agar pembangunan kota berjalan optimal," ujar Rico Waas di hadapan pimpinan dan anggota DPRD Kota Medan.
Selain penyelarasan kebijakan, Rico mendorong hasil rapat kerja mempercepat transformasi digital menuju Medan Satu Data. Ia menyebut pembangunan kota diarahkan agar inklusif, maju, dan berkelanjutan.
Permintaan itu ia sampaikan langsung ke seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Medan. Rekomendasi DPRD diminta segera ditindaklanjuti sebagai masukan konstruktif, bukan sekadar dokumen yang diarsipkan.
"Saya minta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Medan untuk segera menindaklanjuti rekomendasi DPRD sebagai masukan konstruktif dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan kota," tegasnya.
Sinergi antara eksekutif dan legislatif disebut Rico sebagai pilar utama keberhasilan pemerintahan daerah. Seluruh pelaksanaan program kerja, katanya, wajib dijalankan dengan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Ia menutup pidatonya dengan ajakan menjadikan hasil rapat kerja sebagai pijakan memperkuat kolaborasi antarlembaga. Program yang dirumuskan diharapkan dijalankan dengan tanggung jawab demi kemajuan dan kesejahteraan warga Kota Medan.
"Mari kita jadikan hasil rapat kerja ini sebagai pijakan untuk bekerja lebih baik, memperkuat kolaborasi, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kota Medan. Semoga seluruh program yang dirumuskan dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan dan kesejahteraan bersama," pungkasnya.