Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi dan Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Sumatera Utara menuntaskan Seleksi Kompetensi Dasar Calon Taruna/Taruni Poltekimipas Tahun Anggaran 2026 di Medan. Dari 1.186 peserta terdaftar, 1.147 orang atau 96,7 persen hadir mengikuti ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT) yang digelar selama dua hari dalam tujuh sesi bersama Kantor Regional VI BKN Medan.
MEDAN — Seleksi Kompetensi Dasar Penerimaan Calon Taruna/Taruni Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia (Poltekimipas) Tahun Anggaran 2026 rampung sesuai jadwal. Ujian berlangsung Rabu hingga Kamis (30/9–1/10/2026) dengan tujuh sesi, menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang difasilitasi Kantor Regional VI BKN Medan.
Dari 1.186 peserta yang terdaftar, sebanyak 1.147 orang hadir atau setara 96,7 persen. Komposisinya 806 laki-laki dan 341 perempuan, sementara 39 peserta tidak hadir tanpa catatan kendala berarti.
Seluruh peserta yang hadir diperkenankan mengikuti ujian. Panitia daerah gabungan kedua kantor wilayah melaporkan tidak ada kejadian tak terduga sepanjang tujuh sesi berlangsung.
Kelancaran ini ditopang kerja bersama dua pilar di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sumut Parlindungan dan Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Sumut Jalu Yuswa Panjang turun langsung mengawal jalannya seleksi, didampingi Direktur Poltekimipas Sigit Budiyanto.
Direktur Poltekimipas Sigit Budiyanto menegaskan keterbukaan proses seleksi menjadi prioritas. Peserta dapat memantau hasil ujian secara langsung begitu sesi selesai.
"Seleksi dengan sistem CAT ini kami pastikan berlangsung transparan. Hasil ujian dapat langsung dilihat melalui live score," ujarnya.
Parlindungan menyampaikan harapannya agar seluruh rangkaian seleksi terlaksana dengan sukses. Jalu Yuswa Panjang berpesan kepada peserta untuk menjaga fokus agar dapat mengerjakan soal secara maksimal.
Keberhasilan penyelenggaraan SKD ini menjadi modal penting untuk mengawal tahapan seleksi selanjutnya. Tujuannya melahirkan insan imigrasi dan pemasyarakatan yang unggul dan berintegritas.
Sinergi kedua kantor wilayah dinilai menjadi wujud nyata kolaborasi dua pilar Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di wilayah Sumatera Utara.