Pelaksana Tugas Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti meninjau Kantor Camat Salapian dalam inspeksi mendadak yang menyoroti kedisiplinan aparatur dan kelayakan fasilitas pelayanan publik. Sidak yang berlangsung Jumat (9/10/2026) itu memeriksa langsung kondisi kursi, penerangan ruangan, kebersihan, hingga kelayakan toilet. Tiorita meminta kebersihan dan pemeliharaan fasilitas kantor menjadi rutinitas kerja, bukan hanya bersih saat ada kunjungan pimpinan.
STABAT — Peninjauan tersebut merupakan lanjutan rangkaian sidak ke sejumlah kantor kecamatan di Kabupaten Langkat. Tiorita menilai kantor pemerintahan harus menghadirkan lingkungan yang tertib, bersih, dan nyaman bagi warga yang datang mengurus berbagai keperluan.
Pemeriksaan menyasar fasilitas perkantoran secara rinci, mulai dari kursi, penerangan ruangan, kebersihan, hingga kelayakan toilet. Menurut Tiorita, fasilitas kantor yang terawat dan lingkungan kerja yang bersih menjadi faktor penting dalam menciptakan kenyamanan kerja sekaligus menunjang kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selain memeriksa fasilitas, Tiorita menyoroti kedisiplinan pegawai, khususnya terkait kehadiran, kepatuhan terhadap ketentuan absensi, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Ia mengingatkan bahwa kedisiplinan aparatur memiliki hubungan erat dengan kepastian dan kualitas pelayanan yang diterima masyarakat.
"Disiplin harus menjadi budaya kerja seluruh aparatur. Setiap pegawai harus memahami tugas dan tanggung jawabnya, karena masyarakat membutuhkan pelayanan yang pasti, tertib, dan profesional," tegasnya.
Tiorita menekankan setiap aparatur pemerintah harus menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas. Kehadiran pegawai, ketepatan waktu, kepatuhan terhadap aturan, serta kesungguhan memenuhi kebutuhan masyarakat dinilainya sebagai bagian penting dari tanggung jawab pelayan publik.
Dalam kesempatan itu, Tiorita juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan penggunaan pakaian dinas, termasuk mengenakan busana Melayu sesuai jadwal dan aturan yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Menurutnya, penggunaan busana Melayu bukan sekadar soal ketertiban aparatur, tetapi juga wujud penghormatan terhadap identitas dan pelestarian nilai-nilai budaya Melayu yang menjadi kekayaan Kabupaten Langkat.
Aparatur pemerintah, kata Tiorita, tidak hanya dituntut menjalankan tugas administratif, tetapi juga harus menjadi teladan dalam menaati aturan kedinasan dan menunjukkan komitmen terhadap pelayanan berkualitas.
Tiorita meminta pembenahan fasilitas, kebersihan lingkungan kantor, kedisiplinan pegawai, dan kepatuhan terhadap aturan berpakaian dilaksanakan secara konsisten. Ia menegaskan hal itu tidak boleh hanya dilakukan ketika pimpinan melakukan kunjungan.
Sidak ke Kantor Camat Salapian menjadi bagian dari upaya Plt Bupati Langkat memperkuat pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan di tingkat kecamatan. Melalui peninjauan langsung itu, Tiorita berharap seluruh jajaran kecamatan meningkatkan kinerja, menjaga fasilitas perkantoran, serta memperkuat tanggung jawab dalam memberikan pelayanan yang mudah, tertib, nyaman, dan profesional.
Ia menegaskan kualitas pelayanan publik harus menjadi perhatian utama setiap aparatur pemerintah. Dengan kedisiplinan yang kuat, fasilitas yang terpelihara, serta komitmen kerja yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat, pelayanan di tingkat kecamatan diharapkan semakin optimal dan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah Kabupaten Langkat.