Nvidia dan TCV Investasi di Higgsfield, Startup AI Video Asal San Francisco

Penulis: Nofrizal Hasan  •  Jumat, 23 Oktober 2026 | 22:31:01 WIB
CEO Nvidia Jensen Huang menghadiri kunjungan kerja ke Kazakhstan bersamaan dengan pengumuman investasi Nvidia di Higgsfield.

SUMATERA UTARA — Higgsfield memperluas putaran pendanaan Series B dengan investasi baru dari Nvidia dan firma investasi TCV. Perusahaan AI video dan gambar yang berbasis di San Francisco itu mengumumkan investasi tersebut bersamaan dengan kunjungan CEO Nvidia Jensen Huang ke Kazakhstan. Nilai investasi tidak diungkap, tetapi langkah ini menambah deretan pendukung Higgsfield setelah putaran sebelumnya menembus valuasi miliaran dolar.

Nilai investasi tidak diungkap ke publik. Langkah Nvidia ini menjadi investasi pertamanya di Higgsfield, setelah sebelumnya menanam modal di sejumlah startup AI lain yang menyasar industri hiburan, termasuk dua kali investasi di Runway, mitra Lionsgate.

Rekam Jejak Pendanaan Higgsfield

Investasi terbaru menambah daftar panjang pendukung keuangan Higgsfield. Pada Agustus, perusahaan memulai putaran Series B dengan dukungan DST Global, Goldman Sachs Alternatives, Tribe Capital, AI Capital Partners, Smash Capital, GFT Ventures, dan Valor Capital.

Putaran tersebut mengumpulkan dana 400 juta dolar AS dengan valuasi 5,4 miliar dolar AS. Pada September, Higgsfield mencatat pendapatan tahunan sebesar 1 miliar dolar AS. Perusahaan pun menolak menyebutkan besaran investasi dari Nvidia dan TCV dalam perluasan putaran ini.

Kepercayaan pada Infrastruktur Nvidia

Higgsfield selama ini mengandalkan sumber daya teknologi Nvidia untuk menjalankan platformnya. Perusahaan memproses 12 triliun token per bulan melalui 150 juta proses generasi konten.

"Setiap merek, studio, dan kreator kini membutuhkan lebih banyak konten visual daripada yang bisa dipasok produksi tradisional, dan kategori baru sedang terbentuk untuk memenuhi permintaan itu," ujar CEO Higgsfield Alex Mashrabov dalam pernyataannya.

Mashrabov menambahkan bahwa TCV telah mendukung perusahaan-perusahaan ikonik yang mengubah lanskap media, sementara Nvidia telah menggerakkan setiap generasi platform mereka. Menurutnya, kombinasi pemimpin dari sisi komputasi hingga pengembangan media menempatkan Higgsfield di posisi yang tepat untuk memimpin bidang baru ini.

Dari sisi TCV, General Partner Neil Tolaney menilai Higgsfield menghadirkan visi kuat dengan kecepatan produk dan adopsi pasar yang jarang dijumpai. Ia menyebut platform tersebut sebagai mekanisme AI-native kelas profesional yang jauh lebih cepat bagi kreator, pemasar merek, maupun agensi untuk mengubah ide menjadi gambar dan video.

Peran Nvidia di Lapisan Aplikasi

Rev Lebaredian, Vice President Physical AI Simulation Nvidia, menyebut pabrik AI memproduksi kecerdasan dalam bentuk token, dan lapisan aplikasi adalah tempat token itu menjadi berguna. Menurutnya, kolaborasi Higgsfield dan Nvidia di sisi perangkat keras dan perangkat lunak mengubah daya komputasi menjadi karya kreatif bagi jutaan pengguna dan ratusan merek terbesar dunia.

Higgsfield didirikan pada 2023 dan memposisikan diri sebagai mitra studio hiburan, klien pemasaran, serta sineas pemula melalui rangkaian alat generatifnya. Perusahaan juga memproduksi konten sendiri.

Jejak di Industri Film

Pada Mei, Higgsfield membuat gebrakan kontroversial di industri film lewat "Hell Grind", film aksi-petualangan hasil AI yang tayang perdana di Marché du Film, pasar film Festival Cannes. Perusahaan melanjutkannya dengan film pendek animasi "Kök Börü" dan film aksi "Cully Hill Boys".

Film terakhir menampilkan kemiripan wajah streamer N3on serta petarung UFC Israel Adesanya dan Quinton "Rampage" Jackson. Langkah Higgsfield memproduksi konten sendiri sekaligus menjadi mitra studio menjadi sinyal bahwa batas antara pembuat alat dan pembuat karya makin tipis di industri hiburan.

Reporter: Nofrizal Hasan
Sumber: variety.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top