Harga Perak Antam Naik Rp 550 per Gram, Batangan 250 Gram Rp 10,39 Juta

Penulis: Nofrizal Hasan  •  Kamis, 05 November 2026 | 10:18:31 WIB
Harga perak Antam naik Rp 550 per gram menjadi Rp 35.850 per gram pada Kamis (5/11/2026).

SUMATERA UTARA — PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menaikkan harga perak fisik menjadi Rp 35.850 per gram pada Kamis (5/11/2026), naik Rp 550 dari posisi sebelumnya Rp 35.300 per gram. Kenaikan ini memperbarui patokan harga logam mulia yang dipantau investor ritel sebagai alternatif investasi selain emas. Untuk batangan 250 gram, Antam membanderol Rp 10,39 juta sudah termasuk PPN 11 persen.

Pembaruan harga Antam berlaku mulai Kamis (5/11/2026) pukul 08.46 WIB, mengacu informasi resmi perusahaan. Perak fisik diperdagangkan Rp 35.850 per gram, atau naik Rp 550 dibanding posisi sebelumnya. Angka ini menjadi acuan bagi masyarakat yang membeli logam mulia sebagai sarana menyimpan nilai aset.

Perak menempati posisi berbeda dari emas dalam portofolio investasi. Harganya jauh lebih terjangkau, sehingga menarik bagi pemodal yang baru mulai membangun cadangan aset. Permintaan perak juga ditopang sektor industri yang memakai logam ini sebagai bahan baku produk.

Rincian Harga Batangan Antam

Selain satuan gram, Antam memasarkan perak dalam bentuk batangan dengan harga dasar sebelum pajak dan harga akhir setelah PPN 11 persen. Untuk ukuran 250 gram, harga dasar tercatat Rp 9.362.500 dan menjadi Rp 10.392.375 setelah pajak. Sementara batangan 500 gram dibanderol Rp 17.925.000 sebelum PPN, atau Rp 19.896.750 setelah PPN 11 persen.

Selisih antara harga dasar dan harga akhir cukup besar, mencapai belasan persen pada tiap ukuran. Calon pembeli sebaiknya membaca komponen pajak ini sebelum memutuskan ukuran batangan yang akan dibeli, karena nilai transaksi ikut membengkak seiring bertambahnya berat.

Mengapa Perak Dilirik Investor Ritel

Modal yang dibutuhkan untuk membeli perak jauh lebih kecil ketimbang emas pada berat yang sama. Kondisi ini membuka jalan bagi pekerja bergaji menengah untuk mencicil kepemilikan logam mulia secara bertahap. Nilai ekonominya pun tetap melekat karena perak dipakai di berbagai lini industri, dari komponen elektronik hingga peralatan medis.

Meski begitu, pergerakan harga perak tidak lepas dari tekanan pasar global. Permintaan industri yang melemah atau pasokan tambang yang melimpah bisa menekan harga dalam waktu singkat. Investor perlu memantau pembaruan harga Antam secara berkala agar tidak terjebak membeli di titik puncak.

Hitung Biaya Transaksi Sebelum Membeli

Selisih harga beli dan harga jual kembali menjadi faktor yang sering luput diperhatikan pemula. Semakin sering bertransaksi, semakin besar pula potongan biaya yang menggerus keuntungan. Perak batangan juga menyimpan risiko biaya penyimpanan jika dibeli dalam jumlah besar.

Antam memperbarui daftar harga logam mulianya setiap hari kerja, sehingga patokan Rp 35.850 per gram hanya berlaku pada Kamis (5/11/2026). Pembeli disarankan mengecek ulang laman resmi perusahaan sebelum melakukan transaksi, terutama jika hendak membeli batangan berukuran besar.

Kenaikan Rp 550 per gram pada perdagangan kali ini menegaskan bahwa harga perak bergerak dinamis mengikuti kondisi pasar. Bagi Antam, pembaruan harga harian menjadi layanan rutin yang menopang lini bisnis logam mulia, segmen yang terus bersaing dengan emas dalam menarik minat investor ritel Indonesia.

Reporter: Nofrizal Hasan
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top