MEDAN — Program pemeriksaan kesehatan berkala yang dijalankan Brimob Polda Sumut menjadi bentuk konkret perhatian institusi terhadap kesejahteraan anggotanya. Kombes Pol Rantau Isnur Eka, Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, mengatakan kesehatan personel yang prima adalah prasyarat utama memberikan pelayanan terbaik kepada publik.
"Kegiatan pemeriksaan kesehatan berkala tersebut sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi kesehatan personel agar tetap prima dalam menjalankan tugas," ujar Rantau Isnur Eka di Medan, Kamis.
Prosedur Pemeriksaan: Fisik, Vital, hingga Antropometri
Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan meliputi beberapa tahap untuk menangkap gambaran kesehatan holistik setiap personel. Pertama, pemeriksaan tanda vital seperti tekanan darah, detak jantung, laju pernapasan, dan suhu tubuh. Kedua, pengukuran antropometri berupa berat badan, tinggi badan, dan indeks massa tubuh (IMT) untuk menilai status gizi personel.
Selanjutnya, tim dokter melakukan pemeriksaan fisik umum yang meliputi mata, telinga, hidung, tenggorokan, leher, serta pemeriksaan dasar. Setiap tahap dirancang untuk mendeteksi dini potensi gangguan kesehatan sebelum berkembang menjadi masalah serius.
Deteksi Dini dan Tindak Lanjut Medis
Rantau menjelaskan bahwa apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan adanya gangguan kesehatan, personel dapat segera menjalani pengobatan. Langkah ini memastikan tidak ada personel yang tetap bertugas dalam kondisi kesehatan yang tidak optimal, yang berpotensi mengganggu efektivitas layanan keamanan di wilayah.
"Melalui kegiatan tersebut diharapkan seluruh personel Satuan Brimob Polda Sumut memiliki kondisi fisik yang sehat, prima, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," katanya.
200 Personel Ikuti Program di Markas Komando
Kegiatan pemeriksaan kesehatan semester kesatu tahun 2026 ini melibatkan sekitar 200 personel Brimob dan dilaksanakan di Laboratorium Dhirabrata Markas Komando Satuan Brimob Polda Sumut. Skala pelaksanaan yang melibatkan seluruh personel menunjukkan komitmen institusi untuk menjaga standar kesehatan secara menyeluruh, bukan hanya pada beberapa anggota tertentu.