BINJAI — Yudha, siswa SMAN 5 Binjai, mengalami luka bacok di bagian tangan setelah dipepet dan diserang tiga orang pria bersenjata tajam. Peristiwa terjadi sekitar pukul 06.55 WIB di kawasan dekat pemakaman menuju Titi Baru Berngam.
Korban tengah melintas di Jalan Sawo 3 saat tiba-tiba dipepet oleh tiga orang yang mengendarai satu unit sepeda motor. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung menyerang dan membacok tangan Yudha hingga ia terjatuh. Sepeda motor Honda Vario 160 milik korban langsung dibawa kabur ke arah Jalan Kedongdong.
Sarung Golok Tertinggal di TKP
Warga sekitar yang mendengar keributan sempat panik. Seorang warga menyebut para pelaku datang langsung menyerang tanpa memberi kesempatan. “Mereka datang naik satu motor, langsung menyerang. Kami warga di sini kaget karena kejadiannya dekat kuburan. Bahkan sarung golok warna hitam tertinggal di lokasi,” ujarnya.
Korban yang mengalami luka serius segera dilarikan warga ke RSU Djoelham Binjai untuk menjalani perawatan intensif. Belum ada informasi terbaru mengenai kondisi terkini Yudha.
Polres Binjai Gercep Bentuk Tim Khusus Anti Begal
Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana menyatakan pihaknya telah membentuk tim khusus anti begal untuk memburu para pelaku. Tim ini ditugaskan melakukan tindakan tegas terhadap kejahatan jalanan di wilayah hukum Polres Binjai.
“Tim khusus ini akan melakukan tindakan tegas terhadap pelaku begal agar tidak ada lagi ruang bagi mereka beraksi di wilayah hukum Polres Binjai,” tegasnya dalam keterangan resmi.
Patroli Gabungan di Jam Rawan Ditingkatkan
Selain membentuk tim khusus, Polres Binjai juga meningkatkan patroli gabungan pada jam-jam rawan. Kapolres menyebut langkah ini cukup efektif untuk menekan potensi kejahatan jalanan yang kerap diawali dari balap liar, geng motor, hingga kenakalan remaja.
“Polres Binjai terus meningkatkan upaya pencegahan melalui patroli gabungan pada jam-jam rawan. Langkah ini cukup efektif untuk menekan potensi kejahatan jalanan,” ujar AKBP Mirzal Maulana.
Imbauan untuk Warga: Jadilah Polisi bagi Diri Sendiri
Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara maupun memarkirkan kendaraan. “Jadilah polisi bagi diri sendiri, artinya selalu waspada kapan pun dan di mana pun berada,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Satreskrim Polres Binjai masih melakukan pengejaran terhadap tiga pelaku pembegalan. Barang bukti berupa sarung golok yang tertinggal di lokasi kini tengah diperiksa di laboratorium forensik.