Pencarian

Pelatih Chafidz Yusuf Siapkan Strategi Khusus Dongkrak Ranking Leo/Daniel demi Tiket Olimpiade 2028

Kamis, 28 Mei 2026 • 03:31:01 WIB
Pelatih Chafidz Yusuf Siapkan Strategi Khusus Dongkrak Ranking Leo/Daniel demi Tiket Olimpiade 2028
Pelatih Chafidz Yusuf merancang strategi selektif untuk meningkatkan ranking Leo/Daniel menuju Olimpiade 2028.

SUMATERA UTARA — Chafidz tidak akan asal mendaftarkan Leo/Daniel ke semua turnamen. Strategi pemilihan kejuaraan menjadi kunci utama agar beban fisik pemain—terutama Daniel yang baru pulih dari cedera—tetap terjaga, namun poin ranking tetap terkumpul maksimal.

Poin Berbeda di Setiap Level, Target Semifinal Jadi Patokan

Menurut Chafidz, setiap turnamen BWF memiliki bobot poin yang berbeda, mulai dari Super 300 hingga Super 1000. Ia sudah menghitung secara spesifik target yang harus dicapai di setiap level.

"Kejuaraan 500 minimal semifinal, karena dengan semifinal mendapatkan poin sekian, dibanding dengan pemain luar yang poinnya sekian. Jadi itu harus di-plan sebagus mungkin," ujar Chafidz saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur.

Pendekatan ini juga untuk mengelola ekspektasi pemain yang ingin juara terus, namun harus realistis dengan kondisi fisik dan persaingan global.

Persaingan Internal Lebih Sengit, Tiga Pasang Berebut Satu Tiket

Leo/Daniel tidak sendirian. Mereka harus bersaing dengan dua pasangan pelatnas lainnya: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (ranking 3 dan 12) serta Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Belum lagi ganda non-pelatnas Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani yang kini duduk di peringkat 7 dunia.

Dengan posisi ranking yang jauh tertinggal, Chafidz menegaskan bahwa tidak akan ada lagi perombakan pasangan untuk tiga proyek Olimpiade ini. Keputusan itu diambil agar persiapan tidak dimulai dari nol lagi dan komitmen pemain tetap terjaga.

Komitmen Jangka Panjang Tanpa Opsi Bongkar Pasang

"Saya lihat juga pemain-pemain sudah mempunyai satu komitmen yang tinggi, baik Fajar/Fikri, Raymond/Joaquin, Leo/Daniel mempunyai komitmen tinggi bahwa arah yang target utamanya itu nanti di Olimpiade 2028, minimal bisa masuk dulu," kata Chafidz.

Ia menambahkan bahwa perhitungan poin sudah dimulai dari tahun ini dan akan berlanjut secara bertahap. Semua negara, kata Chafidz, juga sudah mulai menghitung peluang mereka dari sekarang.

Program jangka panjang ini menjadi ujian pertama bagi Chafidz dalam membangun pasangan yang kompetitif untuk Olimpiade, setelah Leo/Daniel sempat dipisah dan kini dipasangkan kembali.

Bagikan
Sumber: sport.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks