Pencarian

DFSK Glory i-Auto Resmi Disetop Produksi, Stok Tersisa di Dealer Jadi Incaran

Kamis, 25 Juni 2026 • 10:45:01 WIB
DFSK Glory i-Auto Resmi Disetop Produksi, Stok Tersisa di Dealer Jadi Incaran
DFSK Glory i-Auto resmi dihentikan produksinya, stok terakhir masih tersedia di dealer.

SUMATERA UTARA — PT Sokonindo Automobile selaku distributor resmi DFSK di Indonesia mengonfirmasi penghentian produksi Glory i-Auto. Langkah ini membuat SUV yang sempat menjadi andalan itu hanya tinggal menghitung hari di pasaran.

"Sebenarnya dari dua tahun lalu, kami gak produksi dan sekarang hanya sisa-sisa penjualan terakhir," ujar Cin Hok Rifin, Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile di Jakarta, Rabu (24/6).

Produksi Sudah Setop Sejak 2024, Stok Terakhir Masuk Maret 2026

Meski masih tercantum di situs resmi DFSK Indonesia, data distribusi dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan pengiriman terakhir Glory i-Auto ke dealer terjadi pada Maret 2026. Jumlahnya hanya 30 unit.

Artinya, konsumen yang masih menginginkan mobil ini harus bergerak cepat. Stok yang tersisa kemungkinan besar adalah unit produksi lama yang belum terjual.

SUV Bertenaga 147 HP dengan Fitur Voice Control

Glory i-Auto pertama kali meluncur pada 2020 dengan membawa sejumlah fitur modern. Salah satu andalannya adalah i-Talk, sistem yang memungkinkan pengemudi mengoperasikan beberapa fungsi mobil hanya dengan perintah suara.

  • Mesin: 1.500 cc turbo, tenaga 147 hp pada 5.600 rpm, torsi 220 Nm di 1.800-4.000 rpm
  • Transmisi: CVT
  • Fitur unggulan lain: kamera parkir 360°, sensor parkir depan-belakang, sensor wiper otomatis, cruise control, dan sensor pembuka bagasi otomatis

DFSK Fokus ke Mobil Listrik, Tinggal Super Cab yang Konvensional

Menurut Rifin, penyetopan produksi Glory i-Auto adalah bagian dari strategi global DFSK yang kini memprioritaskan kendaraan energi baru. Keputusan ini membuat SUV tersebut bergabung dengan Glory 580 dan Glory 560 yang sudah lebih dulu disuntik mati.

"Karena di kantor pusat kita sudah fokus ke new energy vehicle," jelasnya.

Saat ini, satu-satunya model DFSK bermesin konvensional yang masih dijual di Indonesia adalah pikap Super Cab. Sisanya, lini produk DFSK perlahan beralih ke mobil hybrid dan listrik murni.

Peluang Terakhir Konsumen Sebelum DFSK Full Elektrifikasi

Bagi konsumen yang masih menginginkan SUV bermesin turbo dengan harga di kisaran Rp365 jutaan, Glory i-Auto bisa jadi pilihan terakhir. Namun, perlu diingat bahwa unit yang tersedia adalah stok lama, sehingga kondisi baterai, ban, dan komponen karet perlu diperiksa lebih teliti.

Purnajual dan ketersediaan suku cadang juga patut dipertimbangkan, meski DFSK Indonesia dipastikan tetap menyediakan layanan untuk model yang sudah dihentikan produksinya dalam jangka waktu tertentu.

Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks