MEDAN — Ketegangan di panggung politik Pemerintah Kota Medan antara Wali Kota Rico Waas dan Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap memasuki babak baru. Dua isu yang sebelumnya tidak saling terkait kini dikaitkan dan memicu spekulasi publik mengenai adanya agenda saling sikut di tubuh eksekutif.
Upah Pungut Kepling Cuma Rp500 Ribu, Jauh dari Era Bobby Nasution
Persoalan pertama mencuat dari kalangan kepala lingkungan atau kepling. Mereka mengeluhkan upah pungut yang hingga kini belum dibayarkan, padahal telah membantu menertibkan wilayah untuk persiapan Rakernas Apeksi ke XVIII tahun 2026. Jika pun dibayar, nominalnya dipastikan kurang dari Rp500 ribu.
Ketua Cahaya Kemenangan Prabowo Sumut, Jauli Manalu, membandingkan angka tersebut dengan era mantan Wali Kota Bobby Nasution. “Beda pada masa Bobby Nasution dulu, nominalnya mencapai Rp3 juta,” ujarnya, Kamis (25/6/2026).
Menurut Jauli, banyak kepling yang sudah tidak tahan dengan kebijakan Rico Waas yang dinilai abai terhadap hak bawahannya. Kondisi ini diperparah dengan kabar bahwa Rico Waas sempat bepergian ke luar negeri di tengah belum cairnya upah tersebut.
Sentilan Gubernur hingga Pertemuan di Singapura
Ketidakhadiran Rico Waas dalam peresmian Koperasi Merah Putih membuat Gubernur Sumut Bobby Nasution memberikan sentilan keras. Tak lama berselang, beredar kabar bahwa di Singapura, Rico Waas berjumpa dengan seorang tokoh Sumut. Meski tidak ada yang buka suara secara terang-terangan, rangkaian peristiwa ini memperkuat tanda tanya soal dinamika politik di Medan.
Kasus Lama Wakil Wali Kota Digoreng Kembali
Sementara itu, kasus lama Zakiyuddin Harahap saat menjabat Kepala Cabang Pembantu Bank Sumut Krakatau pada 2012 kembali menjadi perbincangan. Isu tersebut kini dilaporkan hingga ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Jauli Manalu tidak menuduh bahwa kedua isu ini adalah permainan politik, namun ia menilai suhu politik keduanya sedang memanas.
“Saling senggol sudah nampaknya. Makin memanas suhu politik Medan ini. Lihatlah masalah upah pungut, ini kan kasusnya bukan baru, muncul sekarang,” ungkapnya.
Belum Ada Klarifikasi dari Kedua Pihak
Hingga berita ini diturunkan, baik Rico Waas maupun Zakiyuddin Harahap yang dihubungi Aktual Online belum bersedia memberikan keterangan. Publik pun masih menunggu langkah selanjutnya dari kedua pemimpin Kota Medan ini di tengah spekulasi yang terus berkembang.