Pencarian

Samsung S95H OLED TV 2026: Kecerahan 2.721 NIT, Glare Free, dan Harga Mulai Rp 41 Juta

Sabtu, 27 Juni 2026 • 12:40:01 WIB
Samsung S95H OLED TV 2026: Kecerahan 2.721 NIT, Glare Free, dan Harga Mulai Rp 41 Juta
Samsung S95H OLED TV 2026 hadir dengan kecerahan puncak 2.721 nit dan fitur anti-silau.

SUMATERA UTARA — Samsung S95H OLED TV 2026 hadir sebagai flagship OLED terbaru yang mencoba menjawab kelemahan klasik TV OLED: performa di ruangan terang. Berdasarkan pengujian laboratorium, panel ini mencapai kecerahan puncak 2.721 nit untuk konten HDR, hampir 30 persen lebih terang dari pendahulunya S95F yang hanya 2.138 nit. Angka ini bahkan menyaingi TV Mini-LED premium.

Yang menarik, Samsung membekali S95H dengan lapisan anti-silau (Glare Free) yang sangat efektif. Pantulan cahaya jendela atau lampu ruangan hampir tidak mengganggu gambar, membuat TV ini tetap terlihat prima di segala kondisi pencahayaan.

Spesifikasi Utama Samsung S95H OLED

  • Ukuran layar: 55 inci, 65 inci, 77 inci, 83 inci
  • Resolusi: 4K (3.840 x 2.160)
  • Refresh rate: 165Hz
  • HDR: HDR10+, HDR10, HLG — tanpa Dolby Vision
  • Port: 4x HDMI 2.1 (built-in, tanpa One Connect Box wajib)
  • Sistem operasi: One UI berbasis Tizen
  • Dimensi (tanpa dudukan): 151 x 89,5 x 2,6 cm
  • Berat (tanpa dudukan): 20,9 kg

Fitur Unggulan: Kecerahan Gila dan Bebas Silau

Performa S95H diukur menggunakan spektroradiometer Jeti dan pola uji Murideo. Hasilnya, kecerahan SDR di layar 10 persen mencapai 253 nit, sementara puncak HDR di 2.721 nit. Angka ini adalah yang tertinggi untuk TV OLED yang pernah diuji oleh Tom's Guide.

Warna juga akurat dengan Delta-E 2,24 (semakin kecil semakin baik) dan cakupan gamut Rec. 2020 mencapai 89,6 persen. Artinya, warna-warna di film HDR terlihat jenuh tanpa terasa berlebihan. Untuk gaming, input lag hanya 9,7 ms — responsif untuk game aksi di PS5 atau Xbox Series X.

Satu catatan: Samsung masih tidak mendukung Dolby Vision. Meski kecerahan panel sangat tinggi sehingga hampir tidak terasa kekurangannya, pengguna yang sudah terbiasa dengan metadata dinamis Dolby Vision mungkin akan kecewa.

Harga dan Varian di Pasar Global

Samsung S95H diposisikan sebagai TV premium. Berikut harga resmi di AS (konversi rupiah estimasi Rp 16.500/USD):

  • 55 inci (QN55S95HAFXZA): US$ 2.499 (sekitar Rp 41,2 juta)
  • 65 inci (QN65S95HAFXZA): US$ 3.399 (sekitar Rp 56 juta)
  • 77 inci (QN77S95HAFXZA): US$ 4.499 (sekitar Rp 74,2 juta)
  • 83 inci (QN83S95HAFXZA): US$ 6.499 (sekitar Rp 107,2 juta)

Belum ada informasi resmi ketersediaan di Indonesia. Sebagai alternatif lebih murah, Samsung S90H bisa dipertimbangkan meski tanpa akses Art Store dan performa lebih rendah.

Desain: Bezel Metal yang Kontroversial

Samsung memilih desain bezel metal yang melingkari layar, bukan model frameless seperti kebanyakan TV OLED. Awalnya terlihat aneh, tapi setelah dipakai beberapa hari, bezel ini justru memberi kesan kokoh dan membuat TV terlihat seperti bingkai lukisan saat menampilkan karya seni dari Art Store.

Port HDMI kini terintegrasi langsung di bodi TV, bukan di One Connect Box terpisah. Tersedia 4 port HDMI 2.1 dengan satu di antaranya mendukung eARC. Jika butuh port tambahan, One Connect Box bisa dibeli terpisah.

Kekurangan: Remote Murahan dan Audio Biasa

Remote bawaan S95H terasa murah untuk TV seharga puluhan juta. Tidak ada lampu latar (backlight), sehingga sulit digunakan di ruangan gelap. Untuk audio, suara bawaan cukup jernih untuk dialog, tapi bass-nya kurang greget. Samsung merekomendasikan soundbar HW-Q990H untuk pengalaman sinema penuh.

Kesimpulan: Layak Beli untuk Siapa?

Samsung S95H adalah TV OLED terbaik 2026 untuk ruangan terang. Kecerahan 2.721 nit dan lapisan anti-silau membuatnya unggul di ruang keluarga yang tidak bisa digelapkan total. Kekurangan seperti absennya Dolby Vision dan remote murahan mungkin mengganggu, tapi kualitas gambarnya sulit ditandingi. Cocok untuk penggemar film HDR dan gamer yang menginginkan TV serba bisa di segala kondisi cahaya.

Bagikan
Sumber: tomsguide.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks