JAKARTA — Operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim pada pekan pertama Juli 2026 tidak hanya menyasar kepala daerah tersebut. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan total tujuh orang diamankan dalam operasi yang tersebar di tiga wilayah di Sumatera Utara.
"Tujuh orang yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini diamankan di wilayah Langkat, Binjai, dan juga Medan," kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat.
Siapa Saja yang Diamankan?
Budi merinci ketujuh orang tersebut terdiri dari Bupati Langkat Syah Afandin, seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat, dan lima orang lainnya merupakan pihak swasta. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para tersangka sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
OTT Bupati Langkat Jadi yang Ke-14 Sepanjang 2026
Penangkapan Bupati Langkat ini merupakan OTT ke-14 yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2026. Sebelumnya, KPK telah menangkap sejumlah pejabat publik dalam operasi serupa di berbagai daerah, mulai dari Wali Kota Madiun Maidi, Bupati Pati Sudewo, hingga Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim yang menyerahkan diri pada Juni lalu.
Rentetan OTT KPK di tahun 2026 terbilang masif. Pada Maret lalu yang bertepatan dengan bulan Ramadhan, KPK menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, dan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dalam operasi yang berbeda. Pada April, giliran Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo yang diamankan dalam OTT ke-10.
KPK Juga Tangkap Pejabat di Kemenkeu dan PN Depok
Sepanjang tahun ini, KPK tidak hanya menyasar kepala daerah. Operasi tangkap tangan juga menjerat pejabat di Kementerian Keuangan, yakni Kepala KPP Madya Banjarmasin pada Februari, serta mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan pada Ditjen Bea dan Cukai Rizal yang saat itu menjabat Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Barat. Tak hanya itu, Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka Mariarta dan Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan juga ikut terjaring OTT ke-enam KPK.
KPK mulai melakukan OTT pertama di tahun 2026 pada 9-10 Januari dengan menangkap delapan orang terkait dugaan suap pemeriksaan pajak di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara. Hingga Juli 2026, KPK tercatat telah melakukan 14 operasi tangkap tangan di berbagai institusi dan daerah.