BINJAI — Sekda Kota Binjai yang juga menjabat Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Binjai itu hadir mengenakan seragam Pramuka lengkap. Kehadirannya di tengah ribuan peserta menjadi suntikan motivasi bagi kontingen asal Kota Binjai yang berlaga di ajang lima tahunan tersebut.
Prioritas Kwarda Sumut: Wadah Kepemimpinan Pasca Pandemi
Kwartir Daerah (Kwarda) Sumatera Utara menempatkan Jamda XI sebagai program kerja prioritas tahun ini. Panitia merangkai kegiatan utama dengan Kemah Bersama Majelis Pembimbing Daerah (Mabida).
Ajang ini dirancang sebagai wadah strategis memperkuat jaringan persaudaraan sekaligus membentuk mental kepemimpinan generasi muda pasca pandemi. Selama lima hari, para Pramuka Penggalang dan pembina pendamping akan mengikuti pelatihan keterampilan fisik, ketangkasan, dan wawasan kebangsaan.
Apa yang Akan Dilakukan 4.000 Pramuka Selama di Sibolangit?
Panitia mencatat ribuan peserta dari berbagai kabupaten/kota telah memadati area perkemahan yang asri sejak hari pertama. Mereka dijadwalkan menjalani agenda padat hingga 12 Juli 2026.
Jadwal mencakup berbagai pelatihan keterampilan fisik dan ketangkasan. Tidak hanya itu, sesi wawasan kebangsaan juga menjadi materi wajib yang harus diikuti setiap peserta.
Komitmen Pemkot Binjai: Cetak Kader Pemimpin Formal
Pemerintah Kota Binjai berkomitmen penuh mendukung perkembangan Gerakan Pramuka di tingkat lokal. Keterlibatan aktif dalam Jamda XI menjadi bukti keseriusan daerah mencetak kader pemimpin formal.
Pembinaan karakter sejak dini dinilai sebagai kunci utama menyongsong Indonesia Emas. Pengalaman berharga dari Bumi Perkemahan Sibolangit diharapkan membawa dampak positif bagi kemajuan pemuda Binjai ke depan. (*)