SIBOLGA — Ratusan pedagang di Pasar Sibolga Nauli kehilangan tempat usaha mereka setelah api melalap hampir seluruh kawasan pusat perbelanjaan tradisional itu. Pelaksana Tugas (Plt) Kasi Humas Polres Sibolga, Aiptu Hadi H. Sitanggang, menyebutkan jumlah kios yang terbakar masih bersifat sementara.
"Untuk data saat ini, kurang lebih ada 500 kios terbakar," kata Hadi, Minggu (12/7/2026) pagi.
Pemadaman Berlangsung Lebih dari 7 Jam
Petugas pemadam kebakaran berjibaku menjinakkan si jago merah sejak Sabtu malam. Kobaran api baru bisa dikendalikan sekitar pukul 05.00 WIB, Minggu. Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, mengatakan proses pemadaman berlangsung alot karena besarnya kobaran.
"Kejadiannya sekitar jam setengah 10, sampai saat ini pemadam kebakaran masih berusaha untuk memadamkan api," ujarnya.
Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Capai Rp10 Miliar
Hingga Minggu pagi, pihak kepolisian belum menerima laporan adanya korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa itu. Namun, kerugian material ditaksir sangat besar.
"Untuk saat ini belum ada (laporan soal korban). Total kerugian mencapai Rp10 miliar," jelas Aiptu Hadi H. Sitanggang.
Pasar Sibolga Nauli, Pusat Ekonomi Warga yang Ludes
Pasar Sibolga Nauli selama ini menjadi salah satu pusat aktivitas perdagangan utama di Kota Sibolga. Ratusan kios yang terbakar menjual berbagai kebutuhan pokok hingga sandang. Sejumlah armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk mempercepat penanganan.
Pemkot Sibolga masih mendata total pedagang yang terdampak dan akan memastikan langkah pemulihan bagi para korban. Belum ada informasi resmi mengenai penyebab kebakaran hingga berita ini diturunkan.