MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengambil sikap tegas atas keluhan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan BBM di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir. Gubernur Bobby Nasution langsung memanggil jajaran PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut untuk meminta penjelasan dan solusi konkret.
Bukan Stok Langka, Tapi Sopir Truk Berkurang
Dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Gubernur Sumut, Selasa, Bobby mengungkapkan akar masalah yang terungkap dari penjelasan pihak Pertamina. "Tadi disampaikan Pertamina, sebenarnya bukan BBM yang langka. Tetapi yang langka itu, katanya adalah pengemudi yang ngantar BBM," ujarnya.
Menurut Bobby, informasi yang diterima Pemprov menunjukkan telah terjadi pemberhentian massal pengemudi truk tangki. Akibatnya, armada distribusi tidak bisa beroperasi secara normal dari depo Pertamina ke SPBU di berbagai wilayah Sumut.
Pemprov Siapkan Personel TNI/Polri sebagai Sopir dan Pengaman
Untuk memastikan distribusi segera pulih, Pemprov Sumut telah berkoordinasi dengan TNI dan Polri. "Mulai malam ini, kami minta tim TNI dan Polri siap. Tinggal menunggu kebutuhan yang disampaikan oleh Pertamina, berapa jumlah personel yang diperlukan untuk membantu distribusi," kata Bobby.
Personel tersebut akan disiagakan tidak hanya sebagai pengemudi pengganti, tetapi juga untuk mengamankan perjalanan truk pengangkut BBM jika situasi di lapangan membutuhkan.
Komitmen Pertamina: Tambah 15 Mobil Tangki dan 30 Awak
Menanggapi tekanan dari gubernur, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut bergerak cepat. Area Manager Communication, Relations and CSR Regional Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw menyatakan pihaknya telah menambah 15 unit mobil tangki dan 30 awak untuk memperkuat operasional distribusi dari Fuel Terminal Medan ke SPBU di Sumatera Utara.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumut Dedi Jaminsyah Putra Harahap menambahkan bahwa Pertamina berkomitmen menormalkan distribusi sesegera mungkin. "Pak Gubernur meminta dalam dua hari ini harus sudah normal, dan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berkomitmen mengupayakannya secepat mungkin," kata Dedi.
Stok Aman, Warga Diminta Tak Panik
Gubernur Bobby memastikan bahwa stok BBM di terminal BPT Pertamina di Jalan Komodor Laut Yos Sudarso, Km 19,5, Labuhan Deli, Medan, dalam kondisi aman dan mencukupi. "Stok aman, dan pasokan juga tetap berjalan. Jadi persoalannya bukan pada ketersediaan BBM, tetapi pada distribusinya," tegasnya.
Pemprov Sumut menekankan agar persoalan internal perusahaan, baik terkait perekrutan maupun pemberhentian pengemudi, tidak kembali berdampak pada masyarakat luas dan mengganggu roda perekonomian daerah.