MEDAN — Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan tidak ada satu pun pengiriman BBM ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Sumatera Utara yang terhenti akibat persoalan administrasi dengan pihak ketiga. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fahrougi Andriani menyatakan seluruh armada mobil tangki terus bergerak mengirimkan BBM sesuai skema penyaluran yang telah ditetapkan.
Jaminan Tak Ada Penghentian Pasokan ke SPBU
"Kami memastikan tidak ada penghentian distribusi akibat persoalan pembayaran kepada transporter," ujar Fahrougi dalam keterangan resmi yang diterima di Medan, Jumat (pekan lalu).
Pernyataan ini sekaligus meredam isu yang berkembang di kalangan pengusaha angkutan BBM terkait potensi terhambatnya pasokan. Pertamina menegaskan hubungan kerja sama dengan seluruh mitra transporter tetap berjalan baik sebagai bagian dari mekanisme administrasi perusahaan.
Armada 24 Jam Didukung Fuel Terminal dan SPBU
Untuk menjamin ketersediaan BBM, Pertamina mengoperasikan Fuel Terminal dan SPBU selama 24 jam penuh. Fahrougi menjelaskan pembayaran kepada mitra transporter dilaksanakan sesuai ketentuan dan dikelola secara profesional sehingga tidak menghambat proses penyaluran energi ke masyarakat.
Distribusi BBM di wilayah Sumatra Utara disebut berjalan secara berkesinambungan. Seluruh rantai pasokan, mulai dari terminal BBM hingga ke dispenser SPBU, terus dipantau untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan mendadak.
Saluran Informasi untuk Masyarakat
Pertamina mengimbau masyarakat yang membutuhkan informasi terkait layanan dan distribusi BBM untuk menghubungi kanal resmi perusahaan. Layanan Pertamina Customer Solution 135 dapat diakses untuk pertanyaan atau laporan terkait pasokan BBM di lapangan.
"Proses distribusi BBM di wilayah Sumatra Utara tetap berjalan secara berkesinambungan," kata Fahrougi, menegaskan kembali komitmen perusahaan dalam menjaga stabilitas energi daerah.