Daya Tarik Tenis Meja: Kecepatan Refleks dan Adu Strategi
Rico Waas menyebut tenis meja memiliki daya tarik yang sulit tergantikan. Olahraga ini, kata dia, selalu menghadirkan pertandingan cepat, menegangkan, dan menghibur.
“Keseruan inilah yang diyakini membuat tenis meja mampu bertahan sebagai salah satu olahraga favorit lintas generasi,” ujar Rico di hadapan Ketua KONI Kota Medan Aswindy Fachrizal, Ketua PTMSI Medan Hendra Irsan, dan para atlet.
Menurutnya, tenis meja unik karena mudah dimainkan dan bisa dilakukan hampir di mana saja. “Lapangannya tidak perlu besar, tinggal bawa meja saja. Mau di rumah bisa, di kantor bisa, di tempat perkumpulan bisa. Bahkan setiap momen 17 Agustus, olahraga ini insyaallah selalu ada,” tambahnya.
Teknik Sulit di Balik Tampilan Sederhana
Wali Kota mengungkapkan banyak orang menganggap tenis meja mudah. Padahal, di balik ukuran meja yang kecil, olahraga ini menuntut teknik, strategi, dan konsentrasi tinggi.
“Melihatnya kelihatan gampang, ternyata begitu didalami tekniknya sangat luar biasa dan makin lama makin sulit. Pukulannya tidak cuma lurus, ada tipuan, ada yang pukulannya tak tampak,” jelas Rico.
Ia menambahkan, atlet profesional mampu membuat ruang bermain terasa tak terbatas meski ukuran meja tetap kecil. Setiap reli berlangsung sangat cepat, memaksa pemain mengambil keputusan dalam satu hingga dua detik.
Pemkot Medan Dorong Lahirnya Bibit Atlet Muda
Pemerintah Kota Medan mengapresiasi penyelenggaraan turnamen antar PTM ini. Rico berharap kompetisi serupa bisa digelar dengan skala lebih besar dan kategori lebih banyak sebagai wadah pembinaan atlet muda.
“Intinya yang kami harapkan adalah tumbuh banyak bibit atlet muda yang ke depannya akan mewarnai kejuaraan tenis meja di Kota Medan. Selamat kepada para pemenang turnamen tahun 2026 ini. Semoga ini menjadi pemantik semangat baru untuk menjadi atlet kebanggaan Kota Medan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua PTMSI Medan Hendra Irsan melaporkan turnamen berlangsung sejak 18 Juli 2026. Kategori tunggal pra-anak U-15 diikuti 21 orang, sementara kategori ganda divisi 11 diikuti 54 pasang.