Pencarian

Review Leapmotor C10: SUV Listrik CKD Rp598 Juta dengan DNA Stellantis yang Layak Dipertimbangkan

Senin, 03 Agustus 2026 • 10:14:31 WIB
Review Leapmotor C10: SUV Listrik CKD Rp598 Juta dengan DNA Stellantis yang Layak Dipertimbangkan
Leapmotor C10 dipamerkan dalam ajang GIIAS 2026 dengan status sebagai SUV listrik pertama yang dirakit secara CKD di Indonesia.

SUMATERA UTARA — Leapmotor C10 resmi meluncur di GIIAS 2026 dan langsung mencuri perhatian di segmen SUV listrik premium. Bukan hanya karena harganya yang agresif, tetapi juga karena statusnya sebagai model pertama yang dirakit secara Completely Knocked Down (CKD) di Indonesia. Perakitan dilakukan di fasilitas PT National Assemblers, Purwakarta, Jawa Barat, di bawah naungan PT Indomobil National Distributor.

Kami melakukan inspeksi langsung di ajang pameran dan menggali detail teknis dari paparan resmi. Perlu ditegaskan, ini adalah kesan awal berdasarkan spesifikasi dan kondisi statis—uji mengemudi menyeluruh akan menyusul. Namun dari data yang ada, C10 membawa sejumlah keunggulan yang sulit ditandingi kompetitor di kelasnya.

Kabin Hening dan Material Ramah Anak: Klaim yang Menunggu Pembuktian

Leapmotor mematok klaim kebisingan kabin ?76 dB(A) pada kecepatan tinggi. Angka ini dicapai berkat 40 paket peredam suara dan kaca depan double-layer acoustic glass. Jika terbukti akurat, kabin C10 akan setara SUV premium Eropa yang harganya dua kali lipat.

Material jok memakai silicon leather bersertifikasi OEKO-TEX Standard 100, yang berarti bebas zat berbahaya dan aman untuk kulit bayi. Ini adalah nilai jual yang jarang dieksplorasi pabrikan lain. Namun, daya tahan material terhadap cuaca panas Indonesia dan noda masih perlu diuji dalam pemakaian jangka panjang.

Baterai Menyatu Sasis: Teknologi CTC 2.0 dengan Klaim 478 Kilometer

Leapmotor C10 mengadopsi teknologi Cell-to-Chassis (CTC 2.0) yang mengintegrasikan baterai langsung ke struktur sasis. Hasilnya, kekakuan bodi mencapai 42.500 Nm/degree—angka yang biasanya hanya ditemukan pada SUV premium Eropa. Dampak langsungnya adalah handling yang lebih stabil dan ruang kabin yang lebih lega.

Motor listrik belakangnya menghasilkan 165 kW (sekitar 221 hp) dan torsi 360 Nm. Baterai LFP 69,9 kWh diklaim mampu menempuh jarak hingga 478 kilometer dalam siklus NEDC. Angka ini kompetitif, tetapi konsumsi energi real-world di lalu lintas perkotaan Indonesia—dengan AC menyala dan kemacetan—adalah ujian yang belum bisa kami konfirmasi.

Sentuhan Stellantis di Balocco Proving Ground

Salah satu pembeda utama C10 adalah keterlibatan Stellantis N.V. dalam pengembangan. Karakter suspensi dan handling disetel di Balocco Proving Ground, Italia. Stellantis memiliki rekam jejak panjang dalam menyetel mobil yang nyaman namun tetap presisi.

Untuk pasar Indonesia, setelan ini perlu diuji di jalan rusak dan polisi tidur yang melimpah. Sayangnya, kami belum bisa menguji hal ini karena unit yang dipamerkan dalam kondisi statis.

Fitur Keselamatan Lengkap, Tapi Hanya Satu Varian

Leapmotor C10 dibekali 7 airbag, struktur baja berkekuatan tinggi, dan 16 fitur ADAS Level 2. Sertifikasi 5-Star Euro NCAP menambah legitimasi klaim keselamatannya. Layar ganda 14,6 inci dan 10,25 inci dengan chip Qualcomm Snapdragon 8155 mengurus kebutuhan hiburan dan informasi.

Audio 12 speaker Surround Sound 840 Watt dengan konfigurasi 7.1 channel menjadi pelengkap yang jarang ada di kelasnya. Namun, C10 hanya tersedia dalam satu varian, yaitu Flagship RWD. Tidak ada pilihan baterai lebih besar atau penggerak all-wheel drive bagi yang membutuhkan.

Harga dan Kompetitor: Menarik, Tapi Bukan Tanpa Tantangan

Harga resmi Leapmotor C10 adalah Rp618 juta OTR Jakarta. Selama GIIAS 2026, 500 pemesan pertama mendapat harga spesial Rp598 juta. Ini menempatkannya tepat di tengah segmen SUV listrik premium yang sedang ramai.

Dengan harga tersebut, C10 akan berhadapan langsung dengan pemain seperti BYD Atto 3, Chery Omoda E5, dan Hyundai Ioniq 5. Keunggulan C10 ada pada kabin yang lebih mewah dan teknologi CTC 2.0. Namun, jaringan layanan purna jual Leapmotor yang masih baru menjadi pertanyaan besar bagi pembeli yang mengutamakan ketenangan pikiran.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli

  • Jaringan dealer dan bengkel — Leapmotor masih membangun jaringan layanan di Indonesia. Pastikan ada bengkel resmi di kotamu sebelum memutuskan membeli.
  • Harga spesial terbatas — Harga Rp598 juta hanya berlaku untuk 500 pemesan pertama selama GIIAS. Setelah itu, harga kembali ke Rp618 juta.
  • Nilai jual kembali — Sebagai merek baru, depresiasi Leapmotor C10 bisa lebih tinggi dibandingkan merek mapan seperti Hyundai atau BYD.
  • Performa jarak tempuh aktual — Klaim 478 km NEDC biasanya akan berkurang signifikan di kondisi nyata. Tunggu hasil uji jurnal kami.

Leapmotor C10 adalah produk yang serius. Kombinasi teknologi CTC 2.0, kabin senyap, material ramah anak, dan harga Rp598 juta membuatnya sulit diabaikan. Tapi keputusan membeli tetap bergantung pada satu hal: apakah jaringan purna jualnya bisa menjawab kebutuhanmu di luar kota besar? Sampai kami bisa menguji handling-nya di jalan Indonesia, mobil ini layak masuk daftar tunggu—tapi belum tentu layak langsung ditandatangani kontraknya.

Follow redaksisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: motomobinews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks