KABANJAHE — Perbaikan darurat ruas jalan alternatif Tigapanah–Medan yang melintasi Desa Bertah, Kabupaten Karo, langsung dieksekusi Dinas PUTR setempat hanya sehari setelah kondisi rusak parahnya disorot media. Penanganan ini direspons positif warga yang selama ini mengeluhkan akses rusak menuju ibu kota provinsi.
Anggota DPRD Sumut dari Fraksi PDI Perjuangan, Salmon Sumihar Sagala, menyebut respons cepat ini membuktikan bahwa keluhan masyarakat benar-benar didengar. Menurut informasi yang diterimanya, tim Dinas PUTR Karo sudah berada di lokasi pada Selasa (4/8/2026), sehari setelah pemberitaan Harian SIB dan SIB News Network (SNN) terbit pada Senin (3/8/2026).
Sinergi Media, Masyarakat, dan Pemerintah
Salmon menegaskan bahwa perbaikan jalan ini menjadi contoh konkret bagaimana kolaborasi antara media, warga, dan eksekutif mampu menghasilkan solusi nyata untuk kepentingan publik. Ia menyebut pemberitaan media berperan sebagai katalisator yang mempercepat penanganan infrastruktur di lapangan.
"Respons cepat Pemkab Karo Cq Dinas PUTR Karo menunjukkan bahwa sinergi antara media, masyarakat, dan pemerintah mampu menghasilkan solusi nyata bagi kepentingan publik," tandas Salmon kepada wartawan, Rabu (5/8/2026) melalui sambungan telepon dari Kabanjahe.
Penanganan Darurat Jalan Alternatif ke Medan
Kerusakan jalan di Desa Bertah selama ini menjadi keluhan utama pengguna jalur alternatif menuju Medan. Kondisi permukaan jalan yang rusak parah kerap memperlambat arus distribusi dan mobilitas warga, terutama saat musim hujan.
Dinas PUTR Karo disebut telah mengerahkan peralatan dan personel untuk menangani titik-titik rusak secara darurat. Upaya ini diharapkan segera memulihkan akses jalan agar kembali layak dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Salmon menambahkan, perbaikan ini merupakan bukti bahwa suara masyarakat yang disampaikan melalui media tidak berakhir sia-sia. Ia berharap penanganan lanjutan dilakukan secara menyeluruh agar kualitas jalan benar-benar pulih, bukan sekadar tambal sulam sementara.