Pencarian

Gubernur Bobby Tinjau SMPN 4 Sitolu Ori Nias Utara, Bangunan Papan Diganti Gedung Permanen Rp 1,5 Miliar

Jumat, 07 Agustus 2026 • 12:01:31 WIB
Gubernur Bobby Tinjau SMPN 4 Sitolu Ori Nias Utara, Bangunan Papan Diganti Gedung Permanen Rp 1,5 Miliar
Gubernur Bobby Afif Nasution meninjau progres pembangunan gedung SMPN 4 Sitolu Ori di Nias Utara.

NIAS UTARA — Penantian puluhan pelajar di pedalaman Nias Utara untuk belajar di ruang kelas yang layak akhirnya menemui titik terang. Setelah dua tahun menempati bangunan darurat dari papan dan kayu, SMP Negeri 4 Sitolu Ori kini mulai dibangun gedung permanen menggunakan Anggaran Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) Sumatera Utara senilai Rp 1,5 miliar lebih.

Kepala SMPN 4 Sitolu Ori, Teti Gea, mengungkapkan bahwa perjalanan sekolah ini penuh keterbatasan. Saat pertama berdiri pada Juni 2024, sekolah hanya memiliki tujuh siswa dan sama sekali belum punya ruang belajar. Kegiatan mengajar saat itu terpaksa digelar di gereja setempat.

Awal Mula: Belajar di Gereja, Kini 45 Siswa Menempuh Jauh

"Awalnya kami belajar di gereja karena belum ada ruang kelas. Saat itu siswa hanya tujuh orang," kata Teti Gea kepada Gubernur Bobby saat peninjauan.

Seiring waktu, swadaya masyarakat dan dukungan CSR dari sejumlah pihak membantu mendirikan tiga ruang belajar sederhana, ruang pertemuan, serta kantor guru. Meski begitu, bangunan tersebut masih berdinding papan, berlantai semen, dan lingkungannya kerap becek saat hujan turun.

Kini, jumlah siswa telah berkembang menjadi 45 orang, terdiri dari 16 siswa kelas VII, 11 siswa kelas VIII, dan 18 siswa kelas IX. Mereka digembleng oleh lima guru ASN, enam guru PPPK, dan sebelas tenaga non-ASN.

Keterbatasan fasilitas tidak menyurutkan semangat belajar. Sebagian siswa bahkan harus berjalan kaki sejauh dua hingga lima kilometer melewati medan pedalaman untuk tiba di sekolah. "Ada yang berangkat sejak pukul 06.00 pagi karena harus berjalan kaki dari rumah menuju sekolah," ujar Teti.

Keluhan Siswa: Becek dan Nyamuk Saat Musim Hujan

Electra Stefani Harefa, siswa kelas IX, mengaku belum pernah merasakan belajar di gedung permanen sejak masuk sekolah pada 2024 lalu. Suasana belajar sering terganggu ketika musim hujan tiba.

"Kami kurang nyaman saat musim hujan karena lingkungan sekolah becek dan banyak nyamuk yang mengganggu saat belajar," katanya.

Meski demikian, kabar pembangunan gedung baru membuat Electra dan teman-temannya bersuka cita. Ia pun menyampaikan terima kasih langsung kepada orang nomor satu di Sumatera Utara itu.

"Bapak Gubernur, terima kasih atas perhatian Bapak di sekolah kami ini. Semoga Bapak selalu diberikan kesehatan dan kebijaksanaan dalam memimpin Sumatera Utara," ujarnya.

Fasilitas Baru dan Pekerjaan Rumah yang Tersisa

Melalui BKP Sumut, pembangunan gedung baru mencakup tiga ruang kelas lengkap dengan perabotannya, ruang administrasi yang terdiri dari ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang tata usaha, dan ruang tamu. Tersedia pula fasilitas sanitasi berupa toilet laki-laki, perempuan, dan toilet khusus difabel.

Dalam kunjungannya, Bobby Afif Nasution menyempatkan diri menyapa siswa di setiap ruang kelas dan memantau progres pengerjaan gedung yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah pedalaman Nias Utara.

Namun, Teti Gea mengingatkan masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang belum tersentuh. Pihak sekolah membutuhkan laboratorium, perpustakaan, akses internet, serta perangkat komputer dan laptop untuk menunjang proses pembelajaran. Ia juga berharap pemerintah memperhatikan akses jalan menuju sekolah yang hingga kini masih menjadi kendala terbesar bagi siswa.

"Kami berharap ke depan ada bantuan laboratorium, perpustakaan dan akses jalan. Karena anak-anak di sini banyak yang berjalan kaki cukup jauh setiap hari," pungkasnya.

Follow redaksisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumutkini.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks