Pencarian

Kabar Duka Dairi: Dekman Sitopu, Mantan Kepala BPBD dan BKAD, Meninggal Dunia di RSUD Sidikalang

Selasa, 11 Agustus 2026 • 10:28:31 WIB
Kabar Duka Dairi: Dekman Sitopu, Mantan Kepala BPBD dan BKAD, Meninggal Dunia di RSUD Sidikalang
Mantan Kepala BPBD dan BKAD Dairi, Dekman Sitopu, meninggal dunia di RSUD Sidikalang, Minggu (9/8/2026).

DAIRI — Kabar duka menyelimuti lingkungan Pemerintah Kabupaten Dairi. Dekman Sitopu, yang pernah menjabat sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), mengembuskan napas terakhir di RSUD Sidikalang, Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Kepergian almarhum terjadi hanya beberapa hari setelah ia resmi memasuki masa purna tugas. Surat Keputusan (SK) pensiun dini atas permintaan sendiri (APS) telah diserahkan pada 1 Agustus 2026.

Pemkab Dairi Sampaikan Belasungkawa Langsung ke Rumah Duka

Sebagai bentuk penghormatan terakhir, rombongan Pemkab Dairi menyambangi rumah duka di Jalan Panji, Sidikalang, pada Senin (10/8/2026). Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala memimpin rombongan tersebut, mewakili Bupati Vickner Sinaga yang sedang bertugas di luar daerah.

Wahyu menyampaikan bahwa kedatangannya merupakan wujud kepedulian serta upaya memberikan penguatan kepada keluarga besar almarhum. Ia mengakui kepergian Dekman Sitopu merupakan kehilangan besar bagi lingkungan pemerintahan.

"Kami terkejut atas kepergian almarhum. Beliau merupakan salah satu ASN terbaik yang dimiliki Pemkab Dairi. Banyak arahan dan masukan yang beliau sampaikan kepada kami dalam upaya membangun Dairi," ujar Wahyu di hadapan keluarga yang berduka.

Permohonan Maaf Tiga Hari Sebelum Meninggal

Wahyu menuturkan, sekitar tiga hari sebelum meninggal dunia, Dekman Sitopu sempat menghubunginya. Dalam komunikasi terakhir itu, almarhum menyampaikan permohonan maaf karena telah memasuki masa purna tugas sebagai ASN.

Bupati Dairi Vickner Sinaga, melalui Wahyu, turut menyampaikan salam duka dan berencana datang langsung ke rumah duka setelah kembali dari perjalanan dinas.

"Kepada keluarga besar, harus kuat dan pasrah untuk mengikhlaskan kejadian ini. Untuk ibu, istri almarhum, tetap kuat dan tabah menghadapi cobaan ini. Saat ini ibu akan menjadi tumpuan keluarga menggantikan peran almarhum sebagai kepala keluarga," pesannya.

Wahyu menutup sambutannya dengan penghormatan terakhir. "Selamat jalan Pak Dekman Sitopu. Beristirahatlah dengan tenang dalam keabadian. Semoga seluruh amal ibadah almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa," ucapnya.

Keluarga: Sosok Ayah yang Bertanggung Jawab

Putra Sitopu, salah seorang anak almarhum, mengungkapkan rasa bangganya terhadap sang ayah. Menurutnya, Dekman Sitopu adalah figur yang bertanggung jawab, baik terhadap keluarga maupun pekerjaannya sebagai ASN.

"Kami anak-anaknya sangat bangga kepada almarhum. Beliau seorang laki-laki yang peduli dan penuh tanggung jawab, terutama terhadap pekerjaan. Waktunya banyak dicurahkan untuk pekerjaan dan kami memahami hal itu," ungkap Putra dengan penuh haru.

Ia menambahkan, sang ayah tetap berusaha membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga. "Membagi waktu untuk keluarga dan pekerjaan memang sulit, tetapi almarhum mampu melakukannya. Ini sudah menjadi jalan Tuhan. Kami sudah berbuat yang terbaik dan kami sudah ikhlas atas kepergian ayah tercinta," katanya.

Dekman Sitopu meninggalkan seorang istri dan empat orang anak, terdiri dari satu putri dan tiga putra. Jenazah dijadwalkan dimakamkan pada Rabu (12/8/2026) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sidiangkat.

Follow redaksisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: suaraburuhnasional.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks