Pencarian

Panduan Memilih Perumahan Subsidi di Medan, Ini Checklist Sebelum DP

Kamis, 20 Agustus 2026 • 20:47:31 WIB
Panduan Memilih Perumahan Subsidi di Medan, Ini Checklist Sebelum DP
Perumahan subsidi di medan. (Foto: NET)

MEDAN - Program rumah subsidi lewat skema KPR FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) masih jadi jalan paling realistis bagi warga Medan berpenghasilan menengah ke bawah untuk punya rumah sendiri. Tapi sebelum tanda tangan DP, ada beberapa hal yang wajib dicek dulu supaya tidak menyesal belakangan.

Kenali Dulu Skema KPR FLPP

KPR FLPP dikelola BP Tapera dengan suku bunga tetap 5 persen per tahun sepanjang masa cicilan, sudah termasuk asuransi jiwa dan kebakaran. Tenor maksimalnya 20 tahun, meski pemerintah saat ini sedang membahas opsi perpanjangan tenor hingga 40 tahun untuk meringankan cicilan bulanan.

Uang muka yang harus disiapkan pun sangat ringan, mulai dari 1 persen dari harga rumah, jauh di bawah KPR komersial yang bisa menuntut DP 10-20 persen. Rumah subsidi juga dibebaskan dari PPN.

Syarat yang Harus Dipenuhi

Pemohon wajib berstatus WNI, belum pernah menerima bantuan atau subsidi perumahan dari pemerintah sebelumnya, dan penghasilan tidak melebihi batas MBR (masyarakat berpenghasilan rendah) yang ditetapkan. Status perkawinan juga memengaruhi perhitungan penghasilan gabungan jika mengajukan bersama pasangan.

Cek Kuota di Sumut Sebelum Kehabisan

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mengalokasikan kuota rumah subsidi untuk Sumatera Utara pada 2026 sebanyak 25.000 unit, naik dari kuota 2025 yang hanya 20.000 unit. Artinya peluang mendapat unit lebih terbuka, tapi tetap perlu gerak cepat karena kuota dibagi ke banyak pengembang dan kabupaten/kota.

Wilayah yang Bisa Dilirik

Beberapa kawasan penyangga Medan yang banyak menawarkan rumah subsidi antara lain Deli Serdang, Tanjung Morawa, dan Sunggal. Ketiganya relatif dekat dengan akses tol dan kawasan industri sehingga cocok untuk pekerja yang beraktivitas di Medan.

Checklist Sebelum Bayar DP

1. Datang Langsung, Jangan Andalkan Foto Iklan

Cek kondisi bangunan secara fisik: kualitas dinding, atap, instalasi listrik dan air. Foto brosur pengembang seringkali beda jauh dari kondisi riil di lapangan.

2. Survei Pagi dan Sore

Datangi lokasi pada dua waktu berbeda untuk melihat kondisi akses jalan, kemacetan, serta potensi genangan air atau banjir saat hujan.

3. Jangan Percaya Simulasi dari Pengembang Saja

Minta simulasi cicilan resmi dari bank penyalur KPR FLPP, bukan hanya brosur pemasaran. Angka di brosur kadang tidak memasukkan biaya-biaya tambahan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa penghasilan maksimal untuk mengajukan KPR FLPP?
Batas penghasilan mengikuti ketentuan MBR yang berlaku dan dapat berbeda tergantung status pemohon (lajang atau sudah menikah). Sebaiknya cek langsung ke bank penyalur untuk angka terbaru.

Apakah bisa mengajukan jika sudah pernah kredit rumah komersial?
Syarat utama FLPP adalah belum pernah menerima bantuan/subsidi perumahan dari pemerintah, bukan soal riwayat KPR komersial. Namun verifikasi tetap dilakukan bank penyalur.

Kenapa harus survei lokasi dua kali?
Kondisi jalan dan risiko banjir bisa sangat berbeda antara pagi dan saat hujan turun di sore hari, sehingga satu kali kunjungan saja belum cukup mewakili kondisi sebenarnya.

Follow redaksisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Terkini

Indeks