MEDAN — Sorak tawa penonton pecah saat dua peserta duduk berhadapan di atas sebatang kayu, mencoba saling memukul menggunakan bantal hingga salah satu jatuh ke dalam air. Kegiatan ini merupakan bagian dari Semarak Korpri Gebyar Kemerdekaan Republik Indonesia yang mengangkat tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".
Pertandingan yang menggunakan sistem gugur ini mempertemukan peserta dari berbagai perangkat daerah. Salah satu duel paling sengit terjadi antara perwakilan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) melawan peserta dari Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Medan.
Momen Kontroversial: Kalah Pukul, Menang Tawa
Pertarungan sengit itu berakhir setelah Abdul Halim, peserta dari Bagian Umum Setda Kota Medan, kehilangan keseimbangan dan tercebur ke kolam danau. Meski basah kuyup, Abdul Halim mengaku tetap menikmati pertandingan tersebut.
"Ya, senang dan seru juga kali ini bisa ikut pertandingan pukul bantal yang digelar Pemko Medan. Semoga tahun depan bisa diadakan lagi dan bisa menang," kata Abdul Halim kepada wartawan di lokasi.
Aturan Main: Kaki Menjepit Kayu, Bantal Jadi Senjata
Lomba pukul bantal ini memiliki aturan unik. Dua peserta duduk berhadapan di atas sebatang kayu dengan kedua kaki menggantung atau menjepit batang kayu. Peserta yang lebih dulu jatuh ke danau dinyatakan kalah.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap terlihat antusias mengikuti jalannya pertandingan dari tepi danau. Keduanya tampak menikmati aksi para ASN yang berusaha menjaga keseimbangan sambil melancarkan serangan.
Bukan Sekadar Lomba, Tapi Pererat Solidaritas ASN
Kegiatan Semarak Kemerdekaan ini melibatkan pimpinan perangkat daerah serta seluruh ASN di lingkungan Pemkot Medan. Ajang ini menjadi wadah bagi para pegawai untuk melepas penat dari rutinitas kantor sekaligus mempererat kebersamaan antarinstansi.
Lomba pukul bantal di atas danau menjadi salah satu atraksi yang paling dinanti dalam rangkaian perayaan kemerdekaan tahun ini. Selain memeriahkan HUT ke-81 RI, kegiatan ini juga menjadi hiburan tersendiri bagi warga yang sedang berwisata di Taman Cadika.