MEDAN — Unit Reskrim Polsek Medan Kota mengamankan seorang pengamen berinisial BP (40), warga Jalan Setia Budi Medan, yang diduga kuat sebagai bagian dari komplotan pencuri ponsel mewah. Penangkapan terjadi di Jalan Brigjend Katamso, Gang Nasional, tak lama setelah polisi menerima laporan korban.
Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Poltak Tambunan SH MH, membenarkan penangkapan tersebut. Pelaku tidak berkutik saat petugas yang datang bersama korban menemukannya di lokasi.
Kronologi Pencurian di Kedai Aceh Jalan H Juanda
Peristiwa bermula pada Senin (24/8/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Korban, Novia Clara Sibarani (27), warga Tanjung Morawa, Gang Segitiga, Dusun I, sedang berbelanja di sebuah kedai Aceh di Jalan Ir H Juanda.
Usai berbelanja, korban menyadari ponsel iPhone 11 warna abu-abunya tertinggal di meja kasir. Saat kembali ke kedai, ponsel tersebut sudah raib. Pengecekan rekaman CCTV memperlihatkan seorang pria yang tengah mengamen mengambil ponsel korban lalu pergi meninggalkan tempat.
Barang Bukti Ditemukan di Saku Celana Pelaku
Berdasarkan petunjuk rekaman CCTV, petugas bersama korban melakukan pencarian. Pelaku akhirnya ditemukan sedang berada di Gang Nasional. Saat digeledah, petugas menemukan satu unit handphone milik korban dari saku celana sebelah kanan bagian depan pelaku.
Dalam interogasi, pelaku mengakui perbuatannya. Ia berencana menjual ponsel curian tersebut di Gang Nasional, namun belum sempat melakukannya saat diamankan petugas.
Kerugian Korban Capai Rp 8 Juta
Atas kejadian ini, korban membuat laporan pengaduan ke Polsek Medan Kota. Polisi menyita barang bukti berupa satu unit iPhone 11 warna abu-abu dengan taksiran kerugian sekitar Rp 8.000.000.
Kapolsek Medan Kota AKP Feriawan SH MH melalui Kanit Reskrim Iptu Poltak Tambunan SH MH menegaskan bahwa pelaku kini ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. "Pelaku berhasil ditangkap setelah begitu mendapatkan laporan dari Novia Clara Sibarani yang kehilangan 1 unit ponsel Android merk IPhone 11 warna abu – abu yang dicuri oleh pelaku di Jalan H Juanda Medan. Serta juga terekam CCTV," ujarnya kepada wartawan, Senin (24/8/2026).