MEDAN — Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan membuka layanan pembuatan paspor di Car Free Day (CFD) Kecamatan Medan Belawan. Program bernama Pasporia atau Paspor Ceria itu memberi alternatif bagi warga yang terkendala waktu saat hari kerja.
Melalui Pasporia, masyarakat tetap mendapat layanan permohonan paspor sesuai standar operasional prosedur (SOP) keimigrasian. Petugas melakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen, verifikasi data, wawancara, hingga pengambilan data biometrik di lokasi.
Siapa yang paling terbantu dengan layanan ini?
Pasporia menyasar pemohon yang tidak bisa meninggalkan pekerjaan pada Senin-Jumat. Warga yang bertugas di sektor informal, buruh, atau wiraswasta kerap kesulitan meluangkan waktu ke kantor imigrasi pada jam kerja.
Salah satu pemohon, Muslimal Haqqiqi, mengaku terbantu dengan layanan ini. Menurutnya, kehadiran Pasporia memungkinkan warga memanfaatkan akhir pekan untuk mengurus paspor tanpa mengganggu aktivitas pekerjaan.
"Pasporia ini sangat memudahkan, terutama bagi pemohon yang tidak sempat datang ke kantor pada hari biasa. Dengan adanya layanan ini, kami bisa memanfaatkan waktu di akhir pekan untuk mengurus paspor," ujar Muslimal Haqqiqi.
Proses pengurusan paspor berjalan normal?
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk, menegaskan layanan Pasporia tetap mengikuti SOP keimigrasian. Masyarakat yang datang tidak mendapat perlakuan khusus atau jalur cepat di luar prosedur resmi.
Ia menyebut penyelenggaraan Pasporia merupakan komitmen Imigrasi Belawan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Layanan ini sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan keimigrasian yang selama ini terpusat di kantor.
Kapan warga bisa mengakses layanan ini?
Pasporia dihadirkan bersamaan dengan gelaran Car Free Day di Kecamatan Medan Belawan. Imigrasi Belawan memilih akhir pekan karena momen tersebut menjadi titik kumpul warga untuk beraktivitas di ruang publik.
Melalui layanan yang dilaksanakan pada akhir pekan, masyarakat memiliki pilihan waktu pelayanan yang lebih fleksibel. Ini menjawab keluhan warga yang selama ini harus izin kerja atau mengorbankan jam produktif untuk mengurus dokumen perjalanan.
Apa komitmen Imigrasi Belawan ke depan?
Pelaksanaan Pasporia sejalan dengan arahan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, dalam mewujudkan semangat "Imigrasi untuk Rakyat". Jajaran imigrasi didorong menghadirkan layanan yang mudah diakses, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Eko berharap inovasi ini bisa memberikan kemudahan sekaligus menghadirkan pelayanan keimigrasian yang cepat, mudah, tertib, dan profesional. Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan berkomitmen terus mengembangkan layanan agar sesuai kebutuhan warga di wilayah pesisir Medan.