TAPANULI SELATAN — Personel Satuan Lalu Lintas Polres Tapanuli Selatan turun langsung memantau kondisi jalan amblas dan memastikan pengendara mengetahui penutupan serta pengalihan arus. Patroli Blue Light dikerahkan di sekitar lokasi, termasuk di depan Pos Palsabolas, untuk mengantisipasi kecelakaan.
Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Anton Santoso meninjau titik kerusakan dan meminta warga tidak memaksakan diri melintas. Menurut dia, kondisi ruas jalan itu berpotensi membahayakan keselamatan pengendara.
"Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar tidak melintasi ruas jalan ini, karena kondisi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan pengendara," ucap Anton.
Empat Jalur Alternatif yang Disiapkan Petugas
Pengendara dari arah Sipirok menuju Medan maupun sebaliknya diminta menyesuaikan perjalanan dengan kondisi terkini. Polres Tapsel mengarahkan mereka mempertimbangkan jalur alternatif melalui Pangaribuan, SD Hole, Rantau Prapat, maupun Sibolga sesuai tujuan perjalanan.
"Kita mengarahkan pengguna jalan untuk mempertimbangkan jalur alternatif melalui Pangaribuan, SD Hole, Rantau Prapat, maupun Sibolga sesuai tujuan perjalanan," sebut Anton.
Warga juga diminta mengikuti arahan petugas di lapangan selama penutupan berlangsung. Satlantas Polres Tapsel meningkatkan pengawasan di sekitar lokasi jalan amblas.
Warga Diminta Pantau Informasi Resmi Perubahan Arus
Anton meminta masyarakat memantau informasi resmi terkait perkembangan kondisi jalan, termasuk kemungkinan perubahan pengaturan lalu lintas. Hingga informasi disampaikan, pengendara diimbau menghindari titik jalan yang amblas dan memastikan rute perjalanan sebelum melanjutkan perjalanan menuju Medan ataupun Sipirok.
"Kami meminta masyarakat mengutamakan keselamatan dan mematuhi arahan personel kita di lapangan," ucap Anton.
Ruas Jalan Lintas Sumatera di Dusun Aek Sulum menjadi penghubung utama warga Sipirok dan sekitarnya menuju Medan. Penutupan sementara membuat waktu tempuh perjalanan bertambah karena kendaraan harus memutar melalui sejumlah jalur alternatif.