Pencarian

Pemkab Samosir Salurkan 1,25 Juta Bibit Kopi ke 245 Poktan untuk 1.250 Hektare Lahan

Jumat, 30 Oktober 2026 • 10:01:01 WIB
Pemkab Samosir Salurkan 1,25 Juta Bibit Kopi ke 245 Poktan untuk 1.250 Hektare Lahan
Bupati Samosir melepas truk pengangkut bibit kopi dalam penyerahan bantuan kepada 245 kelompok tani, Kamis (29/10/2026).

SAMOSIR — Penyerahan bantuan ditandai pembagian bibit dan pelepasan truk pengangkut dari halaman kantor dinas setempat, Kamis (29/10/2026). Turut hadir Sekda Marudut Tua Sitinjak, Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Tumiur Gultom, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang, serta unsur Forkopimda Samosir.

Bantuan bibit dipasok penyedia CV Alam Lestari yang diwakili Arman Lubis. Kelompok tani penerima hadir langsung menerima bibit untuk lahan garapan masing-masing.

Apa Saja yang Diterima Petani Selain Bibit Kopi

Pemkab Samosir tidak hanya menyalurkan bibit. Pemerintah juga menanggung pembuatan lubang tanam sebesar Rp1.170.000 per hektare, dengan total nilai bantuan melampaui Rp1,4 miliar.

Petani turut menerima pupuk organik cair dan pupuk granul. Paket bantuan itu menyertai bibit agar penanaman bisa langsung berjalan di lahan yang sudah disiapkan.

Pengembangan kopi menyasar sembilan kecamatan di Samosir. Luas tanam yang ditargetkan mencapai 1.250 hektare, terbagi ke 245 kelompok tani penerima.

Bupati Sebut Bantuan Bagian dari Sinergi Pusat dan Daerah

Bupati Samosir Vandiko T Gultom menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian atas dukungan yang diberikan kepada petani Samosir. Menurutnya, bantuan itu merupakan wujud sinergitas pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mendorong pengembangan komoditas kopi.

Vandiko menyebut program tersebut sekaligus mendukung program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto di bidang pertanian.

"Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat Samosir. Kita patut bersyukur karena mendapat dukungan yang cukup besar, mulai dari bibit, pupuk hingga bantuan pembuatan lubang tanam. Ini harus kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk mengembangkan perkebunan kopi dan meningkatkan perekonomian masyarakat," ujar Vandiko.

Pendampingan dan Pengawasan Jadi Kunci Setelah Bibit Dibagikan

Vandiko menyatakan pengembangan kopi sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat untuk memperluas dan memperkuat komoditas perkebunan. Pemkab Samosir akan memastikan program berjalan baik melalui pendampingan dan pengawasan.

Pengawasan menyasar kelompok tani penerima agar bibit tidak sekadar dibagikan, tetapi benar-benar ditanam dan dirawat. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Samosir menjadi ujung pelaksana pendampingan di lapangan.

Bagi warga Samosir, program ini membuka jalan menambah penghasilan dari kopi di samping komoditas pertanian lain yang sudah berjalan. Produktivitas kebun kopi di sembilan kecamatan akan menjadi ukuran keberhasilan bantuan tahun anggaran ini.

Follow redaksisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sinata.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks