Pencarian

Jembatan Beton di Angkola Sangkunur Tapsel Masuk Tahap Pengecoran Pondasi, Progres Capai 46,70 Persen

Sabtu, 07 November 2026 • 10:02:01 WIB
Jembatan Beton di Angkola Sangkunur Tapsel Masuk Tahap Pengecoran Pondasi, Progres Capai 46,70 Persen
Personel Kodim 0212/TS bersama warga bergotong royong mengecor pondasi jembatan beton di Kelurahan Raniate, Angkola Sangkunur.

TAPANULI SELATAN — Progres pembangunan jembatan beton di Kelurahan Raniate baru mencapai 46,70 persen. Sejumlah tahapan sudah dikerjakan personel jajaran Kodim 0212/TS bersama masyarakat, mulai dari pengukuran, pembersihan area pembangunan, hingga pengecoran pondasi jembatan.

Pengecoran pondasi menjadi tahap krusial untuk memastikan struktur dasar jembatan punya kekuatan dan daya dukung yang memadai. Pengukuran serta pembersihan lokasi dilakukan agar pekerjaan berjalan sesuai perencanaan.

Mengapa Pengecoran Pondasi Menentukan Kekuatan Jembatan

Pondasi menjadi penopang utama seluruh beban jembatan beton. Kualitas pengecoran di tahap awal menentukan daya tahan struktur terhadap beban kendaraan dan cuaca selama bertahun-tahun ke depan.

Personel Kodim 0212/TS dan warga bekerja bergotong royong di lokasi. Keterlibatan masyarakat langsung membuat pekerjaan lebih cepat sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap infrastruktur yang dibangun.

Jembatan Prioritas Pemerintah Pusat untuk Daerah Terisolasi

Pembangunan jembatan di Angkola Sangkunur merupakan program Pemerintah Pusat. Jembatan ini masuk daftar program prioritas yang menyasar daerah pedalaman, terisolasi, atau tertinggal.

Tujuannya meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat di wilayah yang selama ini terkendala akses. Jembatan lama yang rusak sempat membuat mobilitas warga terganggu.

Akses Ekonomi hingga Pendidikan Ikut Terbuka

Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandy, S.I.P., M.Han, menyampaikan bahwa keberadaan jembatan beton tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat. Menurutnya, infrastruktur ini memulihkan akses transportasi warga yang sebelumnya terganggu akibat kerusakan jembatan.

"Selain memulihkan akses transportasi warga yang sebelumnya terganggu akibat kerusakan jembatan, infrastruktur ini juga diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari," kata Sandy.

Dari sisi ekonomi, jembatan akan mempermudah distribusi hasil pertanian, perkebunan seperti kelapa sawit dan karet, serta hasil perikanan. Akses yang lebih baik juga mendukung aktivitas sosial dan pendidikan, termasuk perjalanan anak-anak menuju sekolah serta mobilitas antar wilayah.

Harapan Warga Angkola Sangkunur

Dengan terbangunnya jembatan beton ini, potensi wilayah Angkola Sangkunur diharapkan bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Pembangunan diharapkan berjalan lancar hingga selesai dan segera dirasakan manfaatnya oleh warga.

Pemerintah menargetkan jembatan ini menjadi penghubung utama aktivitas warga di Kecamatan Angkola Sangkunur, terutama bagi petani dan nelayan yang selama ini bergantung pada akses jalan yang memadai.

Follow redaksisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tobasatu.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks