Petani Dairi Kembangkan Budidaya Ikan Air Tawar dan Kopi Robusta

Penulis: Nofrizal Hasan  •  Jumat, 08 Mei 2026 | 18:31:01 WIB
Petani Desa Polling Anak mengikuti pelatihan budidaya ikan air tawar di Kabupaten Dairi.

DAIRI — Masyarakat di Desa Polling Anak dan wilayah lingkar tambang Kabupaten Dairi mulai mengoptimalkan potensi perikanan darat melalui rangkaian pelatihan teknis yang dimulai pada April 2026. Sebanyak 13 pemilik kolam ikan mengikuti pendalaman materi mengenai standarisasi kolam, pengujian kadar pH air, hingga pengelolaan pakan yang berkelanjutan.

Langkah ini merupakan bagian dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) pilar kemandirian ekonomi yang diinisiasi oleh PT Dairi Prima Mineral (PTDPM). Selain pelatihan, perusahaan membangun Demonstration Plot (Demplot) sebagai pusat percontohan budidaya ikan air tawar bagi warga di Desa Ring 1.

Fasilitas Infrastruktur dan Stimulan Benih Ikan

Dukungan terhadap sektor perikanan ini tidak terbatas pada teori semata. Perusahaan menyalurkan sarana pendukung produksi mulai dari pembuatan keramba ikan, instalasi saluran air menggunakan paralon, hingga penyediaan benih ikan bersertifikat dan pakan berkualitas tinggi.

Chief Legal and External Relation Officer PT Dairi Prima Mineral, Radianto Arifin menjelaskan bahwa keterlibatan perusahaan bertujuan untuk mendorong transformasi unit usaha masyarakat menjadi lebih profesional. Sinergi dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Perikanan memastikan setiap tahapan budidaya memenuhi standar teknis agar hasil panen lebih produktif.

"Kami berkomitmen mendukung peningkatan ekonomi berbasis potensi lokal secara berkelanjutan, agar masyarakat dapat mandiri dan berkembang," ujar Radianto.

Penguatan Komoditas Kopi Robusta dan Agribisnis

Selain sektor perikanan, penguatan ekonomi juga menyasar sektor agribisnis yang menjadi keunggulan wilayah Dairi. Program ini difokuskan pada peningkatan kualitas kopi Robusta, kakao, dan durian. Di Sopogadong, sebanyak 47 petani terpilih kini menjalani pelatihan peningkatan kapasitas pertanian setelah melalui proses seleksi dari 200 kandidat.

Para petani mendapatkan pendampingan mengenai teknik pengendalian hama serta dukungan sarana produksi berupa pupuk khusus dan vitamin tanaman. Kerja sama ini melibatkan Dinas Pertanian dan kelompok tani setempat untuk membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk unggulan daerah.

Radianto menambahkan, melalui inisiatif terintegrasi ini, Desa Polling Anak diproyeksikan menjadi model pengembangan budidaya perikanan yang berdaya saing. Penguatan sektor agribisnis dan perikanan darat diyakini menjadi instrumen utama dalam meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan secara jangka panjang.

Reporter: Nofrizal Hasan
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top